Bagaimana cara merawat penis kecil anak akibat obesitas?

2020-10-26

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Anak-anak yang kelebihan berat badan berisiko mengalami penis atau penis yang mungil. Anak-anak gemuk biasanya dimakan dengan makanan berlemak tinggi (seperti produk olahan ayam), yang menyebabkan peningkatan hormon estrogen dan penurunan testosteron atau hormon pria. Binsar Martin Sinaga FIAS menyebutkan bahwa masalah mikropenis pada anak bisa diobati, namun baru bisa diobati sebelum usia 13 tahun.

Baca: Obesitas merupakan penyebab kematian nomor lima. Berikut beberapa langkah praktis yang bisa diatasi – Baca: Ribuan hewan mirip penis terperangkap di pantai California, dan inilah yang terjadi- “Micropentadiene adalah penyakit yang menyerang anak-anak di bawah usia 13 tahun, dan kami dapat mengatasinya. Jika dia berusia di atas 13 tahun, kami tidak dapat lagi mengobatinya,” Dr. Binsar Saar memberikan talk show pendidikan seks di Tribunnews.com. Pertunjukan itu berlangsung pada Jumat (17 Juli 2020).

Untuk proses rehabilitasi, Dr. Binsar menjelaskan bahwa langkah pertama adalah meningkatkan testosteron dengan cara menyuntikkan hormon.

“Pertama-tama kita harus menyuntikkan testosteron untuk mengobatinya, lalu menyuntikkan HSG untuk merangsang tubuh memproduksi testosteron,” kata Dr. Binsar.

I suntikan hormon akan memakan waktu 8 minggu, dan seminggu sekali akan menjadi dua suntikan.

Jika testosteron seimbang, penis bisa tumbuh kembali, dan suntikan hormon juga bisa membantu anak mencapai berat badan ideal mereka.

“Jika kadar testosteron tidak cocok untuk pertumbuhan, mungkin diperlukan waktu hingga delapan minggu sampai cukup (pengobatan) sebelum delapan minggu,” dokter menyimpulkan. Binsar

Leave A Comment