Ketua LBM Eijkman mengimbau Indonesia bisa menemukan dan memproduksi vaksin Covid-19

2020-10-28

Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy lapor-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Profesor Amin Soebandrio, Ketua Lembaga Biologi Molekuler (LBM), mengatakan Indonesia harus bisa mandiri memproduksi dan memproduksi vaksin covid-19.

Profesor Amin menjelaskan bahwa jika ada beberapa negara yang berhasil menemukan vaksin, mereka pasti akan memberikan prioritas pertama, baru kemudian memprioritaskannya. Dapat diberikan kepada negara yang tidak dapat memproduksi vaksin. Amin mengatakan, vaksin yang diproduksi di luar negeri hanya dapat memenuhi 20% kebutuhan Indonesia.

Baca: Vaksin Covid-19 Moderna Menunjukkan Hasil Menggembirakan, Dan Uji Coba Tahap 3 Mulai 27 Juli 2020

“Ternyata Dia Cuma Memenuhi 20% Produk Luar Negeri Ia punya kemampuan sendiri dan tidak bisa mengandalkan produk luar, ”kata Profesor Amin di webinar live webinar vaksin Covid-19 di Indonesia, Rabu (15/7/2020). Di bawah bimbingan Profesor Amin, Institut Eijkman saat ini mencoba memproduksi benih vaksin covid-19 untuk pengujian lebih lanjut dan produksi oleh Biofarma.

Prof Amin mengatakan, proses menemukan vaksin Covid-19 memang tidak mudah, dan masih memperkuat bagian pondasi atau bagian awal.

Eijkman (Eijkman) Salah satu tahapan sukses sekitar 1,5 bulan lalu, peneliti d’Eijkman akhirnya berhasil menemukan jalan. Menghalangi lonjakan protein di bagian koronal virus covid-19, perannya menyebarkan virus ke sel manusia.

Baca: Vaksin Moderna Dapat Meningkatkan Antibodi Penderita Covid-19

“Kami Mencoba Mengisolasi Gen yang Menjadi Protein Sinaptik, Dan Prosesnya Tidak Mudah. ​​Akhirnya, Peneliti Muda Kami Berhasil Tidak Perkuat bagian yang penting lebih awal, dan sekarang proses ini selesai. Klon baru ada di sel mamalia, Profesor Amen mengatakan: “- Dari segi persentase, vaksin COVID-19 yang ditemukan di Ekman saat ini telah mencapai 30%. Ini masih dalam tahap awal, tetapi jika tahap awal sudah stabil, proses ke depan akan sangat cepat.

“Persentase pondasi sekitar 20% sampai dengan 30%. Pondasi sudah selesai dan pengerjaan kedepannya akan lebih cepat. Kami berharap bisa melakukannya sebelum akhir bulan ini atau Agustus. Pungkas Profesor Amin.

Leave A Comment