Sebelum menerapkan standar baru, ketua IDI meminta pemerintah mempertimbangkan hal tersebut.

2020-10-28

Wartawan Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy lapor-Meski pandemi virus Corona (Covid-19) belum usai, isu pembatasan sosial skala besar (PSBB) masih akan diatasi setelah sejumlah pusat perbelanjaan dijadwalkan buka segera Juni mendatang. .

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga mengeluarkan standar atau pedoman baru pengendalian virus corona (Covid-19) di tempat kerja Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07 / MENKES / 328/2020. –Daeng M Faqih, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencontohkan, sebelum ada standardisasi baru, indikator kesehatan dan epidemiologi harus diperhatikan.

Baca: Menghadapi Situasi Normal Baru, Mahmoud: Telegraph Virus corona ibarat perempuan-Daeng M Faqih mengatakan, kita harus menunggu kondisi stabil dulu, yakni menunggu jumlah kasus Covid-19 di Indonesia berkurang dan tetap stabil.

“Jika indikator dan standar kesehatan atau epidemiologi terpenuhi, artinya kondisi stabil atau kurva miring, standar baru bisa diterapkan,” kata Daeng kepada Tribunnews.com, Rabu (27/5/2020). – -Pada saat yang sama, kasus Covid-19 di Indonesia saat ini masih fluktuatif, terakhir pada 26 Mei 2020. Ada 415 kasus positif dengan total 12.022 pasien. Hingga Kamis 21 Mei 2020, rekor kasus pertambahan terbanyak muncul di data, dengan total 973 pasien positif. Permintaan penambahan pasukan di daerah dengan kurva korona tinggi-Humas IDI Dokter Halik Malik sebelumnya menyebutkan, aturan normal baru yang diracik untuk menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 harus mengutamakan faktor kesehatan. Untuk memastikan bahwa komunitas tidak tertular atau menyebarkan virus. — “Jika tidak melaksanakan perjanjian kesehatan ini, maka akan dikhawatirkan setiap saat penyebaran COVID-19. Jika penularannya besar, Anda akan khawatir sulit diprediksi. Hasilnya bukan normal yang baru, tetapi Dr. Halik pada Selasa (26/5/2020). Kepada Tribunnews.com: “Situasi ini menjadi semakin tidak normal atau di luar kendali. Kemudian, dr Halik juga mengenang bahwa sesuai dengan World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia. Standar, sebelum menerapkan standar baru, pemerintah perlu menyiapkan enam hal.

Baca: Jakarta Shopping Mall Dibuka Pede 5 Juni , YLKI: Pengendalian Covid-19 Tak Aman

Baca: PSBB Jakarta Bisa Anies Bantah Mall Masih Perluasan, Mal Bakal Buka 5 Juni

Baca: Pemprov Jabar dan Jalan-jalan Penjaja dan pemilik pusat perbelanjaan bersosialisasi

Leave A Comment