Identifikasi ramuan obat batuk anak agar tidak memperpanjang waktu pemulihan

2020-10-30

Jakarta TRIBUNNEWS.COM, Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Kebanyakan orang tua biasanya segera memberikan anak batuknya untuk minum obat agar cepat sembuh.

Orang tua harus sangat berhati-hati saat memilih obat untuk mengobati pilek dan batuk anak, untuk mencegah penyakit anak berlanjut.

Dokter Spesialis Paru Rifan Fauzie SpA mengingatkan orang tua agar tidak memberikan obat batuk yang mengandung Anhisthistamine kepada anaknya.

Bacaan: Antibiotik tidak bisa diberikan pada anak penderita batuk dan pilek-alasannya antihistamin dapat menyebabkan kekeringan pada dahak pada saluran pernafasan anak.

Bahkan jika dahak harus dihilangkan. Dr. Lifan dalam siaran langsungnya bersama Stasiun Radio Kesehatan, Rabu (08/06/2020), mengatakan, “Pita sebelumnya seperti CTM akan menyebabkan dahak di saluran pernapasan mengering.” Peranan saluran pernafasan adalah batuk anak tidak bisa disembuhkan, tapi berlangsung lebih lama.

“Bagi orang dewasa, keuntungan menggunakan CTM adalah dapat mengeluarkan dahak secara mandiri, namun bila dahak bayi mengental, kata dr Rifan, efek batuk akan semakin parah hingga anak kesulitan bernapas .— Obat lain yang harus dihindari adalah obat-obatan yang mengandung pereda batuk, yang dapat menekan refleks batuk.

Baca: Tidak ada obat untuk meredakan batuk pada anak, Anda dapat menggunakan air mineral.

Leave A Comment