Hasil penelitian: Sayuran kubis dan ketimun menurunkan angka kematian Covid-19

2020-11-01

TRIBUNNEWS.COM-Masyarakat Indonesia, khususnya Sun lainnya, sepertinya sudah sangat familiar dengan Lalapan.

Berisi sayuran yang belum diolah seperti ketimun, kubis (kol) atau selada. Ini jelas memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Faktanya, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang percaya bahwa sayuran segar dapat menurunkan angka kematian akibat virus corona (Covid-19). Makan hingga 1 gram mentimun dan lalapan kubis per hari dapat menurunkan angka kematian virus corona di suatu negara. Para peneliti memperingatkan bahwa ini terbatas pada Eropa, dan peneliti memperingatkan bahwa hasil mungkin dipengaruhi oleh ketidakpastian, seperti perhitungan kematian di negara tertentu.

“Ini adalah upaya pertama untuk membangun hubungan antara kematian dan konsumsi makanan,” Gene melaporkan menurut South China Morning Post. Ini terkait dengan protein yang disebut Nrf2 pada manusia.

Coronavirus yang menyebabkan penyakit Covid-19 (SARS-CoV-2) dapat menyebabkan peradangan parah pada pasien yang sakit kritis, termasuk produksi partikel oksigen berbahaya. Selama periode ini, protein Nrf2 dapat mengikat partikel dalam kubis dan mentimun untuk mengurangi kerusakan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sayuran mengandung senyawa alami, seperti kurkumin, sulforaphane, dan vitamin D, yang dapat meningkatkan produksi karoten. Nrf2.

Menurut peneliti Eropa, ini mungkin berarti bahwa orang yang memiliki lebih banyak mentimun dan kubis dalam diet pe mereka mungkin lebih mampu melawan virus.

Pada saat yang sama, para peneliti masih meninjau. Hal tersebut lebih jauh terkait dengan dampak selada terhadap kematian akibat Covid-19.

GridHEALTH.id

Leave A Comment