Sebelum bersepeda, lakukan latihan peregangan otot agar tubuh tetap sehat

2020-11-01

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Banyak orang memilih bersepeda agar tetap sehat selama pandemi Covid-19 sambil tetap menikmati suasana luar ruangan. Mengendarai sepeda, mulai mengatasi lemak, tekanan darah tinggi, dan juga cocok untuk penderita diabetes.

Manfaatkan sepenuhnya sepeda, pakar olahraga, dokter, dan dokter. Michael Triangto dari SpKO mengingatkan Anda untuk memperhatikan ketinggian sadel atau tempat duduk sepeda, bukan ketinggian atau kesederhanaan- “Perlu diperhatikan bahwa ketinggian sadel sudah benar agar tidak mengganggu area sendi lutut. Michael (Michael) pada Senin (7/20 / 2020) dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya jika memilih sepeda untuk menjaga kesehatan tubuh juga harus dibarengi dengan frekuensi, intensitas dan durasi latihan. 150 menit latihan dan latihan anaerobik setiap minggu- Latihan aerobik mengacu pada otot lengan (bisep), otot paha (paha depan, paha belakang, adduktor dan penculik), serta bagian depan dan belakang tubuh.

Sebelum mengendarai sepeda Peregangan sebelum dan sesudah latihan beban atau bersepeda sangat membantu meringankan rasa sakit setelah latihan .

Baca: Harga sepeda lipat telah diupdate dari Rp 1 juta menjadi dibawah Rp 5 juta Merk Polygon dan Pacific adalah – –Baca: Benarkah Olahraga Pakai Masker Berbahaya? Ini Penjelasan Ahli Fisiologi UGM

Baca: Untuk Cegah Kematian Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan mengeluarkan aturan tentang tata laksana persalinan saat pandemi Covid-19– “Tanpa perencanaan, bersepeda hanyalah kegiatan olah raga, bukan olah raga, melainkan sarana transportasi. Hanya dapat. Mikhail berkata.

Kemudian gunakan rompi anti peluru, seperti helm, goggle, siku dan lutut, dan pakaian bersepeda yang sesuai, seperti kaos kaki dan sepatu untuk bersepeda. Dalam pandemi Mohon jangan membawa alat-alat untuk melindungi diri dari virus Covid-19, seperti masker, pembersih tangan, dan minuman yang Anda bawa. Dr. Michael menyimpulkan.

Leave A Comment