Autoimunitas, penyebabnya adalah masalah lingkungan dan gaya hidup utama, bukan faktor genetik

2020-11-03

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Penyakit autoimun atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh sistem imun yang menyerang tubuh manusia bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor.

Dr. Nurul Iman Nilam mengatakan bahwa autoimunitas paling mudah dipicu oleh masalah lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Misal, melakukan banyak aktivitas di tempat dengan polusi tinggi, merokok atau terpapar asap rokok, masalah minum. — “Faktor lingkungan, racun, bakteri, virus, parasit dan gaya hidup juga bisa memicu autoimun asap rokok, konsumsi alkohol, dll.” Nurul dan Radio Kesehatan disiarkan langsung, Rabu (22/7/2020) .- — Membaca: Apa artinya autoimunitas? Inilah arti dan penjelasannya-autoimunitas bisa juga disebabkan oleh faktor genetik atau genetik, tetapi risikonya lebih kecil dari faktor lingkungan dan gaya hidup.

“Ada pengaruh genetik tertentu, tapi yang penting adalah lingkungan Dr. Nurul berkata:” Jadi ibu itu bukan autoimun. Ini akan mengurangi autoimunitas.

Penyakit autoimun juga dapat terjadi di otak, tulang, otot, kulit, paru-paru, sistem saraf, saluran pencernaan, dari ginjal hingga darah.

Baca: Qory Sandioriva Puteri Indonesia 2009 Berduka, Ibunya Meninggal Karena Penyakit Autoimun

Karena Dapat Menyerang Berbagai Organ Dalam Tubuh, Ada Ratusan Penyakit Autoimun, dan Terpopuler di Masyarakat Itu lupus.

Beberapa gejala khas penyakit autoimun adalah demam yang berfluktuasi selama dua minggu, nyeri sendi, rambut rontok, nyeri tubuh, dan sariawan yang tidak dapat disembuhkan.

Penumpahan dan ruam, terutama plak wajah berbentuk kupu-kupu dan mata juga merupakan tanda autoimunitas. ยป, Ringkasan Ph.D. Nuru

Leave A Comment