Sulit buang air kecil terus menerus, lihat bagaimana mencegah dan mengobatinya

2020-11-03

TRIBUNNEWS.COM-Beberapa orang mengalami kesulitan buang air kecil atau buang air kecil .

Kondisi tersebut dapat menyebabkan kondisi ini menjadi inkontinensia urin (UI) .

Inkontinensia urin adalah keluarnya air seni sesuai dengan keinginan Anda, yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan sosial .

Walaupun ini bukan penyakit yang mengancam jiwa, namun inkontinensia urin tetap dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang karena mengganggu aktivitas sehari-hari seperti hubungan interpersonal, interaksi sosial, kesehatan mental, termasuk perilaku seksual. Gejala inkontinensia urin Gejala inkontinensia urin bermacam-macam, atau tidak hanya sekedar kesulitan menjaga kencing.

Baca: Apakah Anda merasa pusing atau tidak lengkap? Berikut 4 cara untuk mengatasinya -dengan memulai garis kesehatan, beberapa jenis inkontinensia urin dan gejalanya masing-masing dapat dikenali: -1. Stres inkontinensia urin- dimana buang air kecil disebabkan oleh batuk, bersin, tertawa atau angkat beban atau Tekanan pada kandung kemih meningkat selama latihan.

2. Inkontinensia urin

Ada perasaan ingin buang air kecil yang tiba-tiba, mendesak, atau mendesak, diikuti oleh aliran urin.

Leave A Comment