Anjuran dokter saat memakai masker saat bersepeda: Jangan melebihi kapasitas tubuh

2020-11-04

Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Selama pandemi virus corona atau covid-19, masyarakat dianjurkan selalu memakai masker, termasuk saat berolahraga di luar ruangan. Andy Cunhawan (Sp) KO, seorang dokter kedokteran olahraga, menjelaskan menurut berbagai penelitian, pemakaian masker saat berolahraga tidak menimbulkan efek berbahaya termasuk kematian. Kedap udara karena sirkulasi oksigen yang buruk.

Tapi melalui refleksi, tubuh akan segera membuka topeng untuk mencari lebih banyak udara.

“Tubuh memiliki kemampuan beradaptasi saat berlari atau bersepeda. Pada Jumat (17/7/2020) dr Andy kepada Tribunnews.com:“ Topeng dan Ngosan akan membuka masker secara refleks sehingga tidak menyebabkan kematian. Jangan salahkan masker untuk masalah kesehatan Anda. ”Dr. Andi menjelaskan, orang yang meninggal saat berolahraga biasanya disebabkan oleh penyakit bawaan, seperti penyakit jantung atau penyakit lain yang bisa ditentukan dengan pemeriksaan medis. Dr. Andi mengatakan:“ Tubuh tidak bisa beruang. “Jangan naik sepeda melebihi kapasitas tubuh kita, kita perlu memahami masalah kesehatan kita, apakah ada penyakit jantung atau paru-paru. “Bacalah teks lengkapnya sekali lagi, pengusaha India membayar puluhan juta rupiah untuk masker berlapis emas-bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan penyakit lainnya, disarankan untuk memilih olahraga dengan intensitas rendah dan tampil secukupnya, agar tidak merangsang jantung untuk bekerja berlebihan.- — “Dokter tidak melarang olah raga dengan intensitas tinggi, tetapi jika seseorang mengidap penyakit jantung dan paru-paru, maka dokter pasti akan melarang olah raga intensitas tinggi dan olah raga umum, dan dianjurkan untuk hanya melakukan olah raga ringan dan sedang. Dan saya.

Leave A Comment