Dari memilih olahraga hingga menjaga berat badan, mengelola anak dengan hemofilia

2020-11-04

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Hemofilia merupakan penyakit genetik yang menyebabkan radang luka parah saat seseorang terjatuh.

Efek ini terjadi karena rusaknya gen tubuh yang fungsinya menghasilkan faktor pembekuan. — Spesialis hematologi dan tumor ganas bayi. Novie Amalie Chozie, Sp.A (K) menjelaskan bahwa hemofilia pada masa kanak-kanak lebih serius dan dapat menyebabkan perdarahan sendi atau nyeri sendi. Sendi berdarah secara alami, paling sering sendi lutut atau siku. Novi, Jumat (19/6/2020), oleh karena itu perlu dilakukan pemantauan terhadap orang tua yang anaknya menderita hemofilia, terutama pada fase baru belajar berjalan (biasanya terjatuh).

Penderita hemofilia disarankan untuk tidak memilih olahraga dan banyak melakukan kontak fisik dengan orang lain agar tidak tergencet dan menyebabkan Anda terjatuh.

Baca: Kenapa Wanita Menamakan Diri Orgasme Seksual, Ini Penjelasan Terapis Seks

Baca: Jumat 19 Juni 2020, “Corona Global Update”: Sebanyak 8,5 Juta Kasus dan 456.286 Kematian , 4,5 juta telah disembuhkan- “Dia tidak berdaya dalam melakukan ini, yang berarti diperlukan penyesuaian olahraga, bukan sepak bola, terutama seni bela diri, karate, dan bola basket karena ada risikonya,” kata dokter tersebut. Novie.-Penderita hemofilia tidak boleh kelebihan berat badan atau terlalu kurus, karena jika terlalu kurus atau kelebihan berat badan akan melemahkan ototnya. Jika otot terlalu lemah, mereka akan kelebihan beban. “Tidak bisa menahan persendian. Nah, kehilangan lemak yang terlalu banyak dari persendian dapat dengan mudah menyebabkan terlalu banyak lemak karena lutut dan pergelangan kaki lebih berat. Kita perlu menjaga berat badan yang ideal,” kata Dr. Novi. Dr Novi juga menyarankan agar orang tua dari anak penderita hemofilia juga harus memastikan anaknya mengidap hemofilia, karena hemofilia yang berlangsung seumur hidup dapat terus minum obat dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Dr. Novi berkata: “Ketika orang tua menerima pengobatan, mereka akan sangat aktif dan mengatur orang tua penderita hemofilia sehingga mereka dapat berbagi informasi dan bertukar pikiran.”

Leave A Comment