Pentingnya vitamin C selama pandemi Covid-19

2020-11-05

TRIBUNNEWS.COM-Guna menghindari terpaan virus Covid-19, kita bisa melakukan berbagai tindakan pencegahan baik secara internal maupun eksternal. Dari luar, Anda bisa melakukan operasi 3M, terutama menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Apa tindakan pencegahan internal? Kita membutuhkan diet seimbang, tidur yang cukup dan suplemen. Suplemen digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga secara otomatis memperkuat sistem kekebalan.

Dalam pandemi Covid-19 saat ini, kekebalan adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan. Karena virus Wuhan, China bisa menyerang kapan saja. Misalnya Noor (32). Ia mengaku kaget saat berdiri di halte dan menunggu bus ketika orang di sebelahnya tiba-tiba bersin. Dalam posisi Nur memakai topeng untuk menutupi hidung dan mulutnya, orang ini dengan santai saling berhadapan.

Masalahnya meningkat karena bahkan orang yang memakai topeng hanya bisa ditempatkan di dagu. Tapi saya tidak tahu apakah semburan air liur akan mengenai saya. Terus terang saya khawatir sepanjang perjalanan, ”ujar pegawai swasta di Karet Seti Abdi, Jakarta Selatan ini.Suplemen yang dipilih adalah vitamin C.

Alasan mengonsumsi vitamin C selain mudah didapat. Selain itu, harganya lebih murah dari suplemen lain. Efek samping bicara sangat kecil.

“Yang saya tahu pemerintah juga merekomendasikan suplemen vitamin C, jadi saya perhatikan. Apalagi yang terpenting adalah efek sampingnya yang relatif rendah. Vitamin C dikeluarkan dari tubuh, sehingga tidak akan mengendap di dalam tubuh. Dia berkata.

Empat hari setelah kejadian bersin, Nur melakukan tes cepat, namun tidak ada respon. Dia juga lega. Selain 3M, Nur juga merasa terlindungi dengan rutin mengonsumsi vitamin C. ) Hansen Thee mengatakan bahwa efek samping biasanya gangguan pencernaan, seperti diare dan mual. -Namun, ini terjadi jika Anda mengonsumsi vitamin C di luar cakupan penggunaan. Diyakini juga bahwa overdosis vitamin C dapat menyebabkan asam lambung. Hal yang berlebihan selalu membawa konsekuensi.

PT Harbat Farma memproduksi Viter-C sendiri, dan setiap kapsul mengandung 500 miligram (mg) yang disarankan. Karena dalam keadaan normal, tubuh manusia tidak bisa menyerap lebih dari 500 mg vitamin C per hari.

Jika Anda terpaksa mengonsumsi lebih dari 500 mg vitamin C, tubuh tidak akan menyerap vitamin C, tetapi akan segera mengeluarkannya melalui urin. Saat buang air kecil-Namun, dalam beberapa kasus, ketika tubuh mulai berada dalam lingkungan yang tidak nyaman, lelah dan mungkin terinfeksi virus, dengan asumsi bahwa itu perlu untuk melindungi tubuh, maka asupan vitamin C ini dapat ditingkatkan menjadi 1000 mg . Hansen yang ditemui di kantor PT Ikong Group mengatakan: “Dalam kondisi tertentu, vitamin C. Tararang di Banten, Banten tidak akan terlewatkan.

Kalau tubuh kita Bagaimana dengan kekurangan vitamin C? Hansen menuturkan, akibat berkurangnya kolagen, ia dapat merusak pembuluh darah dengan lebih mudah. ​​Salah satu indikatornya adalah memar bisa dengan mudah menjadi salah satu gejala paling umum akibat kurangnya asupan vitamin C. Selain itu, zat besi Penyerapan vitamin C juga akan terganggu. Efek yang dapat menyebabkan anemia. Anemia dapat menyebabkan kelelahan dan pusing. Gejala ini dapat mengganggu produktivitas orang yang membutuhkan daya tahan tubuh.

Vitamin C biasanya diminum satu hingga dua kali sehari sebelum atau sesudah makan Kedua. Kecuali untuk kondisi tertentu, kebutuhan seseorang akan vitamin C juga meningkat seiring bertambahnya usia.

Hansen terus mengatakan bahwa vitamin C berperan penting dalam penyerapan zat besi dalam makanan dan membantu Sistem kekebalan tubuh berfungsi normal sehingga melindungi kesehatan manusia.Tubuh manusia terhindar dari berbagai penyakit dan membantu penyembuhan luka.

Vitamin C juga dapat membantu tubuh manusia memproduksi kolagen, yaitu mencegah keriput, penyembuhan luka, dan memelihara Protein yang dibutuhkan untuk kulit awet muda dan memperlambat penuaan kulit.Proses penuaan dapat mencerahkan kulit.

Tak heran vitamin C juga salah satunyaSangat disarankan untuk menggunakan vitamin, terutama bagi wanita yang menginginkan kulit lebih muda. Oleh karena itu, pada pandemi seperti ini, jangan lupa mengonsumsi vitamin C. Selain meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari Covid-19, kulit Anda akan tetap awet muda dan bercahaya.

Kami juga diminta untuk memberikan “mempromosikan pentingnya vitamin C kepada masyarakat. Kami juga memberikan pasokan Viter-C ke beberapa daerah yang membutuhkan. Kami membantu. Katanya:” Puskesmas telah membuat Viter -C dapat menjangkau orang yang membutuhkannya. “(*/Daftar)

Leave A Comment