Obesitas merupakan penyebab kematian nomor lima, berikut beberapa cara praktis untuk mengatasinya

2020-11-05

Laporan reporter Tribunnews.com Choirul Arifin

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Obesitas dan obesitas belakangan ini semakin ramai diperbincangkan, karena angka kasus obesitas dan kegemukan di seluruh dunia (termasuk Indonesia) terus meningkat setiap tahunnya, – — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sejak 1975, jumlah penderita obesitas meningkat tiga kali lipat. Menurut worldometer.info, ada 750.357.175 pasien obesitas di seluruh dunia.

Setiap tahun, setidaknya 2,6 juta orang dewasa meninggal karena obesitas atau obesitas, menjadikannya penyebab utama kematian kelima di dunia.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, jumlah penderita obesitas di Indonesia menempati urutan kesepuluh di dunia. -Membaca: Anak obesitas beresiko pubertas dini- “Bahayanya semua orang yang kelebihan berat badan dan obesitas beresiko terkena berbagai penyakit degeneratif, diabetes, jantung, stroke dan kanker,” CV FLO Herbalindo Ferry Oktavianus, General Manager Bekasi kepada Bekasi Media, Senin 29 Juni 2020. Obesitas dan kegemukan adalah makanan dengan gizi yang tidak seimbang, aktivitas fisik yang kurang, kurang tidur dan tidur yang berlebihan, yang dapat menjadi penyebab terjadinya obesitas dan obesitas.

“Sebanyak 15,4% penduduk Indonesia mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, yang artinya Ferry dalam pidatonya mengatakan:“ Ada 40 juta orang di Indonesia, dan sebagian besar adalah perempuan, bukan laki-laki.

Jumlah orang dewasa yang obesitas (18 tahun ke atas) di Indonesia Menurut Laporan Pemantauan Status Gizi (PSG) Kementerian Kesehatan, sekitar 25,8% populasi orang dewasa dianggap obesitas pada tahun 2017. Baca: Jokovy to Prang. Salut dari Kapolsek Pulang Pisau, mengingat kebakaran hutan di musim kemarau

Leave A Comment