Bila komposisi tanaman kayu putih adalah permen

2020-11-09

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Setelah pemerintah meloloskan rencana Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memproduksi secara massal kalung antiviral korona, tumbuhlah kayu putih. Di berbagai tanaman. -Dari situ ditemukan senyawa aktif tanaman kayu putih yang menghambat pertumbuhan virus korona eukaliptus.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru Badan Litbang Pertanian, minyak atsiri minyak kayu putih (eucalyptus eucalyptus oil) (1,8 cineol) dapat menghambat pertumbuhan virus korona gamma hingga 80% hingga 100% pada konsentrasi tertentu.

Baca: Bisakah kayu putih benar-benar membunuh virus korona? Peneliti UGM: Perlu Penelitian

Pernyataan ini juga diwawancarai oleh tim Dr. Gofress Rolly Catur W.

“Penemuan Balibang itu yang diharapkan masyarakat, karena banyak penelitian saat ini yang mencoba menemukannya. Macam-macam produk anti virus (korona), ” bunyi keterangannya, Jumat (17/7/2020).

Ia berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pada saat pandemi seperti ini.

Baca: DPR Setujui Kementerian Pertanian Produksi Kalung Kayu Putih Anti Korona

Minyak Kayu Putih sendiri merupakan senyawa aktif dalam produk sulingan minyak kayu putih tanaman kering, dan 1,8 cineole juga merupakan senyawa aktif dalam minyak kayu putih. .

Kedua bahan ini telah diuji sebagai antioksidan di laboratorium dan berperan dalam pengobatan penyakit pernapasan. CEO -PT Nutragen Global Esana Philip Lauda (Philip Lauda) mengungkapkan bahwa GoFress merupakan permen tipis yang sudah mengandung minyak kayu putih dan 1,8 cineole di setiap daunnya. Lindungi diri dari virus saat mereka perlu hidup berdampingan dengan pandemi untuk menghindari infeksi.

Guna mendukung implementasi pemerintah atas rencana “New Normal”, GoFress menyediakan produk yang mengandung eucalyptol dan 1,8 cineole. Produk tersebut mudah dikonsumsi sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas selama pandemi tanpa harus khawatir

Leave A Comment