Kiat kenyamanan normal baru untuk memakai masker selama jam kerja

2020-11-09

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah memperkuat pidato baru yang normal. Serangkaian perjanjian kesehatan sedang disiapkan. Salah satu kebijakan yang akan kami terapkan adalah pedoman kerja normal baru Kementerian Kesehatan RI yang dikeluarkan pada akhir Mei 2020. Bukan tidak mungkin, semua tempat kerja akan menerapkan pedoman tersebut secara bertahap. Artinya Anda akan kembali bekerja di kantor (office work).

Sebagai warga negara yang baik, Anda juga harus memperhatikan prosedur kebersihan yang penting untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di kantor, seperti rajin mencuci tangan dan memakai masker. — Mengapa memakai topeng begitu penting?

Dalam petunjuk rutin baru di tempat kerja, ada beberapa poin yang mengharuskan karyawan memakai masker. Tidak hanya saat bekerja di kantor, tapi juga dalam perjalanan ke kantor, begitu pula sebaliknya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa masker sangat penting untuk melindungi Anda dari virus di sekitar Anda. Menurut sebuah penelitian yang dikutip oleh Forbes, manusia mengeluarkan sekitar 3.000 tetes atau beberapa tetes dalam batuk. Jika tetesan seseorang mengandung virus yang berbahaya dan terhirup atau masuk ke dalam tubuh, kita akan tertular.

Sebenarnya dalam berbagai penelitian yang dihimpun Healthline, disebutkan bahwa 25% hingga 80% pasien positif Covid-19 di berbagai daerah tidak menunjukkan gejala sama sekali. Oleh karena itu, orang tanpa gejala dianggap lebih berbahaya karena meski merasa sehat, mereka dapat menyebarkan virus tanpa perlu pengawasan oleh orang sekitar. Risiko tertular virus atau menginfeksi orang lain sangat tinggi dan tidak terdeteksi-berikut beberapa tips agar bisa bernapas lebih leluasa meski memakai masker – sayangnya, tidak semua orang tidak terbiasa memakai masker. Beberapa orang berpendapat bahwa memakai masker terlalu lama akan membuat Anda sesak napas dan tidak bisa menghirup udara segar dengan leluasa. Inilah sebabnya mengapa orang melepas topeng mereka ketika mereka meninggalkan rumah atau tidak memakainya sama sekali. Oleh karena itu, agar Anda lebih nyaman bernapas, harap siapkan minyak tahan angin aromaterapi multifungsi yang bisa digunakan di mana saja. Ini karena Plossa mengandung mentol sebagai bronkodilator pernapasan. Selain itu, Plossa juga mengandung minyak atsiri kayu putih yang dapat digunakan untuk mencegah bakteri dan virus masuk ke dalam masker atau masuk melalui mata. Pasalnya, minyak kayu putih mengandung 1,8 senyawa cineole yang memiliki efek antivirus dan antibakteri mulai dari virus influenza hingga Covid-19. Pertama, Anda bisa menggunakan Plossa Eucalyptus sebagai bola. Oleskan Plossa ke masker luar dekat hidung 3 kali, gosok setiap 15 menit untuk mendisinfeksi masker. Harap lakukan ini sebelum meninggalkan tempat kerja dan pulang kerja.

Kedua, Anda dapat menggunakan Plossa sebagai inhaler. Jika Anda merasa gugup, silakan sobek maskernya sebentar, lalu hirup inhaler Plossa. Dengan cara ini, pernapasan menjadi lebih segar, lebih tenang, dan meredakan sakit kepala akibat sesak napas.

Ayo siapkan tubuh yang sehat dan biarkan tubuh kembali seperti semula. normal! Plossa tersedia di rumah, mobil dan perkantoran. Ingatlah untuk memastikan bahwa selain masker dan hand sanitizer, Plossa selalu disimpan di tas Anda sebagai barang bawaan yang dibutuhkan.

Cukup gunakan Plossa! Kini, dengan Plossa Eucalyptus, penggunaan masker untuk bernapas lebih leluasa dan lebih bisa mencegah virus. Dengan variasi yang berbeda, Plossa Red Hot dan Blue Mountain juga mengandung minyak kayu putih. Dapatkan produk secara online di sini.

Leave A Comment