Laboratorium Medco Covid BSL-2 di Rumah Sakit Dharma mampu menguji hingga 100 sampel per hari

2020-11-09

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Rumah Sakit Kanker Nasional Pusat Kanker Dames Laboratorium Keamanan Hayati Tingkat 2 (BSL-2) diserahkan pada Jumat (29/5/29). Itu terjadi pada akhir April.

Laboratorium BSL-2 ini didirikan untuk membantu pemerintah memperluas cakupan pengujian reaksi cepat berantai polimerase (PCR), meningkatkan benchmark pemeriksaan Covid-19 di Indonesia, dan mempercepat pengelolaan BBC-2. Mencegah penyebaran virus Covid 19 ke penderita kanker.

Roni Pramaditia, Ketua Medco Foundation, mengatakan ancaman pandemi gelombang kedua mulai muncul di beberapa negara / kawasan di Eropa dan Asia.

Indonesia harus siap mengambil langkah mitigasi yang tepat untuk menghadapinya. Salah satunya dengan menyediakan infrastruktur, termasuk rumah sakit dan laboratorium khusus.

“Laboratorium BSL-2 RS Kanker Damos akan mendukung upaya percepatan dampak pandemi, khususnya penanggulangan terhadap kesehatan. Dengan adanya laboratorium ini, lebih banyak lagi yang bisa dilakukan di laboratorium ini. Tes. “100 tes dilakukan setiap hari. Fasilitas lain yang ada akan diperkuat, ”kata Ronnie.“ Saat memulai laboratorium, Ronnie mengajak pihak lain untuk membantu pemerintah mempercepat penanganan pandemi. “Organisasi pemerintah non swasta, pesantren, komunitas dan individu semuanya dapat memberikan bantuan kepada pemerintah. Dengan bekerja sama kita akan mampu bertahan dalam masa-masa sulit ini, ”ujar Ronnie. Dr. Iwan Dakota SpJP (K) MARS mengatakan usai serah terima laboratorium bahwa fasilitas tersebut merupakan sumbangan Medco yang sangat diperlukan khususnya. Bagi penderita kanker yang biasanya memiliki imunitas rendah.

Selain rumah sakit yang digunakan Dharmais, laboratorium ini juga menjadi rujukan untuk pemeriksaan sampel Covid-19 oleh DKI di Jakarta dan rumah sakit serta institusi lain di Tanah Air.

Leave A Comment