Kenali gejala awal skoliosis pada anak, penderita mungkin memiliki penyakit jantung dan paru

2020-11-10

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Postur duduk yang tidak tepat justru bisa mengganggu perkembangan tulang belakang anak.

Salah satunya akan memiliki risiko skoliosis. Tubuh memiliki masalah jantung. -Dr. Peterson S SpOT (K), dokter spesialis ortopedi RS Siloam Bogor, mengatakan bahwa skoliosis adalah suatu kondisi kelengkungan pada tulang belakang, seperti huruf C atau S.

Skoliosis biasanya ditemukan pada anak-anak sebelum pubertas, yaitu sekitar 10 sampai 15 tahun.

“Skoliosis biasanya ringan, tetapi akan semakin parah seiring bertambahnya usia, terutama bagi wanita.” Ia mengatakan dalam wawancara kesehatan dengan Sekolah Dian Harapan Daan Mogot barat Jakarta bahwa ia memiliki Pakar. Rumah Sakit Xiluoan Bogor, Rumah Sakit Ortopedi, Jumat (10 Februari 2020). Peterson menginterupsi kelemahan jantung, paru-paru atau tungkainya. “Untuk mengetahui apakah anak memiliki gejala awal skoliosis, caranya adalah dengan meletakkan anak di ruangan yang luas dan tenang, melepas pakaian dan celananya, dan membuat Privasi anak tidak terlihat. Lainnya.

Setelah itu, minta anak untuk berdiri tegak, taruh orang tuanya di belakang anak, lalu di depan anak. Kemudian minta anak untuk membungkuk.

Dengan mengevaluasi kesejajaran bahu Cara, keselarasan tulang belikat, keselarasan lipatan pinggang, kesejajaran siku, dan keselarasan pinggul digunakan untuk menyelesaikan operasi ini. Dia berkata: “Jika Anda menemukan tanda-tanda asimetri saat memeriksa orang tua Anda (ketidakseimbangan komposisi) ), setidaknya ada tiga tanda di bahu, punggung, dan bokong. Bacaan: Calon kekasih meninggal karena kecelakaan dan retak sebelum melamar.

dr Nur Indah Lestari SpKFR, dokter rehabilitasi medik RS Siloam Bogor, menambahkan ada empat klasifikasi skoliosis yaitu bayi (0- 2 tahun), remaja (3-9 tahun), remaja (10-17 tahun), dewasa (di atas 18 tahun).

“Faktor risiko skoliosis adalah jenis kelamin, yang lebih jelas terlihat pada anak perempuan. Hal ini diyakini disebabkan oleh gen. Ia mengatakan: “Tahap pertumbuhan tulang, posisi lekukan, cacat jaringan ikat, rotasi tulang belakang dan riwayat keluarga.” – Dr Accordin Nur percaya bahwa mengobati skoliosis sejak usia dini akan membantu meningkatkan kualitas hidup. , Meningkatkan estetika, mencegah sakit punggung dan fungsi pernafasan. Ia mengatakan: “Tujuan pengobatan / rehabilitasi (latihan) adalah memperbaiki ketidakseimbangan otot, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri, memperbaiki kontrol postur tubuh, memperbaiki fungsi pernapasan dan meningkatkan fleksibilitas.”

Leave A Comment