Vaksinasi anak mungkin masih belum selesai selama pandemi, Achmad Yurianto menjelaskan mekanismenya

2020-11-10

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Meski telah mewabah COVID-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bagian dari program vaksinasi tetap berjalan. Prinsip ini harus kita hormati. Anak sekolah enggak mau bilang harus sekolah, tapi kita bisa lihat umurnya, ”kata Achmad Yurianto, Direktur P2P Kementerian Kesehatan, dalam percakapan di Graha. BNPB mengatakan, Senin (31 Agustus 2020) , Kegiatan vaksinasi Yuri untuk siswa SD masih dilakukan di tempat lain di luar sekolah. Jika tidak dilakukan, ada risiko— “Di beberapa daerah di mana operasi sekolah dapat dilakukan ,. Namun, jika tidak, saya yakin permintaannya tinggi. Katanya.

Yuri bilang, artinya vaksinasi bisa dilakukan dengan cara lain, terutama dengan penunjukan atau di tempat pribadi. Untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya percaya pada kebutuhan orang tua. Ini bagus karena mereka percaya bahwa masa depan anak-anak mereka adalah harapan mereka. Pakar Tumbuh Kembang Anak Dr. Ahmad Suryawan SpA (K) mengatakan, pada awal pandemi Covid-19, sebagian masyarakat menghimbau adanya pra vaksinasi untuk mengantisipasi Covid-19.

Namun, dokter anak sangat menganjurkan untuk saat ini. Vaksinasi. Hal ini dimungkinkan untuk mencegah anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi polio dan hepatitis.

“Jika Anda tidak mendapatkan vaksin, penyakit lain akan meningkat, jadi Anda harus menyelesaikan vaksinasi dasar dan jangan menundanya.” Ahmed.

Leave A Comment