Olah raga luar ruangan, dokter menganjurkan memakai topi

2020-11-10

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kini, meski pandemi virus corona (Covid-19) tak bisa dikendalikan, tak banyak orang yang berani berolahraga di luar ruangan. Olahraga favorit saya saat ini adalah bersepeda.

Namun, apapun bentuk olahraganya, dianjurkan untuk mengikuti peraturan kesehatan. Saat berolahraga di luar ruangan, pastikan selalu mengikuti tata cara kesehatan, termasuk memakai masker, menjaga jarak tertentu dan memakai alat cuci tangan.

“Kamu harus memperhatikan peraturan kesehatan. Kalau berolahraga tentunya harus membawa hand sanitizer, sabun cair atau air untuk cuci tangan, mana yang lebih mudah baginya. Ia harus memakai masker. Siti Chandler Siti Chandra, siaran langsung Radio Kesehatan, Selasa (23/6/2020).

Bacaan: Di tengah pandemi COVID-19, olahraga di rumah adalah cara terbaik agar tetap sehat-lantas dokter memberikan lebih banyak Banyak saran. Siti Chandra. Menurutnya, sebaiknya pakai topi, jilbab, atau kondisioner rambut lainnya saat berolahraga di luar ruangan.

Rambut tidak menularkan Covid-19, tapi kotor Tangan bisa menahan rambut, sama seperti menempel pada poni, akan menyebabkan virus yang menempel di rambut menyebar ke tubuh lain.

“Rambut tidak menular, tapi refleksi kita biasanya tangan kita yang memegang rambut dan menyentuhnya. Rambut kita. Jadi inilah saya menggosok mata, menggenggam mata saya, menggenggam tangan dan hidung saya, dan saya memegang mulut saya. Inilah mengapa Anda harus sering mencuci tangan. Siti Chandra .

Baca: Mencari makanan sehat dan bergizi di Warteg

Topi yang dikenakan di luar rumah sebaiknya juga dicuci atau disemprot dengan cairan pembersih yang sama dengan pakaian yang digunakan saat keluar rumah

Lalu pulang dan keramas. Mandi, termasuk. Siti Chandra juga mengingatkan Anda bahwa ketika Anda meninggalkan rumah dan melihat orang-orang, Anda harus menghindari situasi ini dan tetap berhubungan dengan orang lain dalam jarak jauh. Kerumunan mencari ruang yang tidak ramai, ”ujar dr Siti Chandra.

Leave A Comment