Suplemen yang direkomendasikan untuk pengendalian kolesterol dan penurunan berat badan selama Idul Adha

2020-11-10

Reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Idul Fitri merupakan perayaan hari raya umat Islam untuk memperingati pengorbanan ini. Daging korban biasanya rendang sapi, sate, kari, makaroni, dll. Lemak jenuh dan kolesterol, berat badan di sana juga akan meningkat. FibreFirst juga menunjukkan bahwa makan makanan tinggi lemak dan berkalori tinggi (seperti pada hidangan Idul Adha) juga dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Berat badan saat Idul Adha.

Anda dapat mengambil banyak teknik untuk mengurangi dan mencegah kedua hal tersebut, diantaranya:

1. Pilih bagian daging yang rendah lemak

Pilih bagian daging yang rendah lemak atau Anda dapat menghilangkan lemak dari daging kurban . Hindari juga makan organ dalam karena mengandung banyak lemak dan kolesterol.

2. Porsi yang cukup

Perhatikan porsi atau jumlah daging yang Anda makan. Makan terlalu banyak makanan berkalori tinggi atau berlemak tinggi juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, yang biasa terjadi saat liburan, seperti refluks dan gangguan pencernaan.

3. Makan lebih banyak serat pada buah-buahan dan sayur-sayuran Buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan sumber makanan Serat memiliki manfaat positif untuk kadar kolesterol. Makan makanan berserat tinggi dapat menurunkan kolesterol sebanyak 10%. Makan serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat akan membuat Anda merasa kenyang dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan membentuk asam lemak rantai pendek, sehingga meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak. Hilna Khairunisa M. Gizi, Sp. Gk .

Agar bisa terus makan lebaran tanpa khawatir akan kolesterol dan kenaikan berat badan, Anda perlu mengikuti tips di atas. Khusus untuk serat, jika Anda merasa kurang memiliki serat di siang hari, Anda bisa mengonsumsi suplemen serat yang dianjurkan, seperti FiberFirst.

Leave A Comment