Halodoc, Gojek dan Kemenkes membentuk layanan verifikasi telemedicine Covid-19

2020-07-09

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Gojek dan Layanan Kesehatan Halodoc telah meluncurkan konsultasi online untuk pemeriksaan medis jarak jauh Covid-19.

Layanan ini didukung oleh sekitar 20.000 dokter berlisensi. -Sekretariat Jenderal Oscar Primadi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa telemedicine dapat menjadi solusi untuk membantu pasien skrining kesehatan Indonesia yang berisiko Covid-19. Oscar mengatakan: “Gojek dan Halodoc akan menerima informasi publik dan edukasi tentang pencegahan Covid-19.” Senin, 23 Maret 2020. Layanan akan berupa kartu yang dapat dicampur dalam aplikasi Gojek menyediakan. Pengguna yang memilih untuk menggabungkan kartu akan segera pergi ke layanan Covid-19 Check di aplikasi Halodoc. Oscar berkata: “Pengguna dapat melihat gejala kesehatan mereka sendiri dan melakukan pemeriksaan sendiri pada Covid-19.” “Jika pengguna dicurigai menderita Covid-19, dokter akan melakukan perawatan dan meminta pengguna untuk tinggal di rumah untuk isolasi , Dan Gojek akan mengirim obat resep ke rumah pengguna, “lanjut Oscar. BACA: Mengikuti panggilan Anies, 974 perusahaan di Jakarta mempekerjakan pembantu rumah tangga – co-CEO Group Gojek Andre Soelistyo menyatakan bahwa dalam kolaborasi ini, ia terlibat dalam memobilisasi semua elemen dari seluruh ekosistemnya untuk memperkuat Manajemen Covid-19 di Indonesia.

Baca teks lengkap: Karena insiden pengunduhan ibu Buyar yang dibubarkan oleh polisi di Banyumas karena Corona

“Pengemudi membantu masyarakat mendapatkan barang, makanan dan obat-obatan”, katanya. Larry .

“Kami juga mengingatkan lebih banyak dokter, sehingga masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter dalam kategori Covid-19 kapan saja,” kata Jonathan.

Saat ini, Halodoc menyediakan layanan ini secara gratis.

Leave A Comment