DPR tidak menyetujui pembatalan kelas peserta BPJS Kesehatan yang cukup untuk meningkatkan kualitas pelayanan terlebih dahulu.

2020-11-28

Laporan wartawan Tribunnews.com Vincentius Jyestha-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah berencana membatalkan peserta BPJS Kesehatan. Dengan demikian, tidak ada lagi kategori I, II dan III, melainkan hanya satu kategori. — Menanggapi hal tersebut, Netty Prasetiyani, anggota Panitia IX DPR RI, mengimbau pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan daripada mempertimbangkan rencana penghapusan peserta BPJS Kesehatan.

Netty yang dihubungi Tribunnews.com dan Netty, Jumat (22/5/2020), mengatakan: “Sebelum membahas pembatalan kategori BPJS yang hanya satu kategori, pemerintah harus memastikan dulu layanan kesehatan ditingkatkan.” .— -Menurutnya, pelayanan kesehatan harus ditingkatkan dan dibakukan. Yang terbaik adalah menghilangkan kelas peserta pada saat yang sama sambil meningkatkan kualitas layanan.

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Bisakah Istri dan Ibunya Bermanfaat dalam 24 Jam? -Baca: Motor Listrik Ngeprank di Kediaman Pak Nuh Jokowi Dalam pelelangannya, terdapat tulisan tangan keluarga sejahtera-di sisi lain, Netty mewajibkan alasan penghapusan kelas peserta dikomunikasikan ke publik kepada publik. -Karena jika sebuah kelas berarti kelas dengan tingkat pelayanan paling rendah. Diharapkan bahwa rencana tersebut akan tunduk pada persaingan publik yang luas.

Baca: Pemilik Rumah Minta Rekor Pemecahan H-4 Lebaran Bisa Belok 4.003 Melalui Kendaraan Cikarang Barat

Oleh karena itu, sangat penting bagi BPJS untuk menjelaskan kepada publik kategori mana yang akan menjadi acuan kategori ique. .

“Pelayanannya seperti apa dan berapa? Premi bulanannya. Menurut politisi PKS ini harus dibilang:“ Riset dan tanggapi rasa keadilan di masyarakat. Tidak hanya itu, Netty mengingatkan agar rencana penghapusan kelas ini tidak hanya menjadi cara pemerintah untuk menghapus subsidi kesehatan masyarakat.

Leave A Comment