Menuju Indonesia sehat, Irwan Hidayat memaparkan hasil penelitian ketahanan produk energi angin

2020-11-30

TRIBUNNEWS.COM-PT Sido Muncul Tbk Industri Jamu dan Farmasi bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Semarang menyelenggarakan webinar bertema “Strategi Pengembangan dan Pemanfaatan Jamu dalam Indonesia Sehat”, Sabtu (19/9/2020) ) — Dalam hal ini Sigid Kirana Lintang Bhima, Sekretaris IDI Cabang Kota Semarang, mengatakan keberadaan obat atau obat tradisional tidak kalah dengan obat tradisional. Padahal, pengobatan tradisional Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Sigid menambahkan, dibandingkan dengan luar negeri, pengobatan tradisional dan pengobatan konvensional di Indonesia sering kali hidup berdampingan. Pasalnya, di Indonesia tidak banyak konflik di antara keduanya.

“Pengobatan tradisional sangat dipengaruhi oleh budaya lokal. Namun pengobatan tradisional cenderung memiliki standar yang sama di semua negara di dunia,” terangnya. Jika berbicara tentang jamu, dokter perlu memahami standar emas yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Ia mengatakan bahwa dokter harus memberikan pengobatan terbaik berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan bukti. – Katanya, memang dokter membutuhkan jurnal penelitian untuk merekomendasikan obat kepada pasien. Membantu mengembangkan pengobatan tradisional berdasarkan penelitian merupakan tantangan yang sangat besar.

“Dokter harus kritis, bukan menolak (obat tradisional), tapi memberi ruang bahkan aktif berpartisipasi dalam penelitian obat tradisional di Indonesia,” ujarnya. Efektifitas jamu bisa dibuktikan secara ilmiah, yakinnya Perlu adanya kerjasama antara akademisi dengan perusahaan, dan yang terpenting adalah melakukan penelitian herbal berskala besar di Indonesia berdasarkan etika kedokteran dan prinsip penelitian ilmiah. .

Leave A Comment