Signify meluncurkan lampu meja UV-C yang diklaim tahan terhadap virus

2020-12-02

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Produsen lampu Philips Signify telah memperkenalkan lampu yang terinfeksi UVC ke pasar Indonesia.

Dapat membantu menonaktifkan virus (termasuk SARS) -CoV-2, virus dan bakteri penyebab Covid-19.

Menurutnya, UV-C juga dapat menjauhkan rumah dari mikroorganisme berbahaya. Lamy berkata: “Saat dunia beradaptasi dengan tantangan Covid-19 dan beradaptasi dengan kebiasaan baru, kami akan memenuhi permintaan desinfeksi yang terus meningkat dengan menunjukkan produk UV-C rumah pertama kami.” Tribunnews menerima Pernyataan, Kamis (10 Januari 2020).

Baca: Signify dan Boston University Verifikasi Efektifitas Lampu UV-C Matikan Corona

Kebersihan benda dan permukaan dalam rumah bisa jadi berdampak pada kesehatan manusia, karena manusia bisa menjebak virus dan bakteri.

Lami mengatakan bahwa cara efektif untuk menetralkan virus dan bakteri adalah radiasi sinar ultraviolet.

“Lampu meja desinfeksi ultraviolet mudah digunakan, memiliki panel kontrol ringkas, dan panduan suara terintegrasi. Karena paparan sinar UV-C dapat berbahaya bagi mata dan kulit, panduan suara internal pada lampu tidak hanya mengharuskan pengguna beralih ke pencahayaan Sebelum meninggalkan ruangan, jelasnya .

— Lampu meja dengan sensor built-in akan mendeteksi aktivitas manusia dan langsung berhenti bekerja jika menemukan gerakan .

Dalam beberapa menit, lampu meja desinfeksi UV C bisa efektif Memperbaiki virus, bakteri, jamur, dan spora. Virus, bakteri, jamur, dan spora ini dapat menyebabkan bahaya tersembunyi pada rumah. Sesuai dengan ukuran ruangan dan jenis permukaan ruangan atau benda, desinfeksi ruangan mana pun di ruangan itu.

“Misalnya, Ruang tamu berukuran sedang membutuhkan sekitar 45 menit paparan untuk membersihkan ruangan, yang memakan waktu 30 menit, sedangkan kamar mandi biasa membutuhkan waktu 15 menit, “selesai”.

Leave A Comment