Autoimunitas, penyebab utamanya adalah masalah lingkungan dan gaya hidup, bukan faktor genetik

2020-12-02

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Penyakit autoimun atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh sistem imun yang menyerang tubuh manusia bisa disebabkan oleh banyak faktor.

Dr. Nurul Iman Nilam, Sp.AK mengemukakan bahwa autoimunitas paling mudah dipicu oleh masalah lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Misalnya, masalah minum dalam banyak aktivitas yang berpolusi tinggi, merokok, atau terpapar asap rokok. — “Faktor lingkungan, racun, bakteri, virus, parasit dan gaya hidup juga bisa memicu autoimun asap rokok, konsumsi alkohol, dll.” Nurul dan Radio Kesehatan disiarkan langsung, Rabu (22/7/2020) .- — Membaca: Apa artinya autoimunitas? Inilah arti dan penjelasannya-autoimunitas juga bisa disebabkan oleh faktor genetik atau genetik, tetapi risikonya lebih kecil dari faktor lingkungan dan gaya hidup.

“Ada faktor genetik, tapi yang penting adalah lingkungan. Dr. Nurul berkata:” Jadi, itu bukan ibu yang autoimun. Ini akan mengurangi autoimunitas.

Penyakit autoimun juga dapat terjadi di berbagai organ seperti otak, tulang, otot, kulit, paru-paru, sistem saraf, saluran pencernaan, ginjal, dan otak. darah.

Baca: Tahun 2009, Qory Sandioriva Puteri Berduka di Indonesia, Sang Ibunya Meninggal Karena Penyakit Autoimun.Karena Dapat Menyerang Berbagai Organ Dalam Tubuh, Ada Ratusan Penyakit Autoimun, Dan Itu Yang Paling Diketahui Masyarakat populer adalah lupus.

Beberapa gejala khas penyakit autoimun adalah demam yang berlangsung selama dua minggu, naik turun naik turun, nyeri sendi, rambut rontok, badan pegal, dan sariawan tidak bisa disembuhkan. Ruam kulit, terutama bintik kupu-kupu di bawah mata, juga merupakan tanda autoimunitas. ยป, Ringkasan Ph.D. Nuru

Leave A Comment