Jangan sampai li selama berolahraga, pilih waktu yang tepat dan makanan yang tepat, ini adalah panduannya

2020-07-09

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Banyak orang yang memulai olahraga dapat melihat kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat selama pandemi ini.

Selama pandemi covid-19, banyak orang mulai berolahraga, seperti bersepeda, berlari di kompleks dan berolahraga di rumah.

Sebelum memulai latihan aktif, Rendy Dijaya Muliadi dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Nutrisi Pusat Penelitian Nutrifood mengingatkan Anda akan cadangan energi dan cairan tubuh.

Untuk cadangan energi dan cairan, itu terutama lemak yang didapat dari karbohidrat dan air mineral. Terlalu banyak lemak harus dihindari

Terlalu banyak lemak akan membuat tubuh sulit untuk dicerna, sehingga efeknya dapat menyebabkan olahraga. Sakit perut dan ketidaknyamanan.

Membaca: Ibu menyusui yang gizi, salah satunya mungkin ASI lancar

Membaca: Apa olahraga yang paling sulit di dunia? Ini adalah 10 daftar lengkap!

“Glikogen yang disimpan dalam penyimpanan energi dengan karbohidrat adalah sumber energi utama. Hindari makan makanan berlemak tinggi karena mereka tidak mudah dicerna oleh tubuh,” kata Lundi, yang hidup dengan makanan bergizi. (23/6/2020). Makan terlalu kencang saat berolahraga juga bisa membuat Anda tidak nyaman saat berolahraga.

Disarankan untuk berolahraga setidaknya satu jam, dan memperhatikan pilihan makanan.

Rendy membagikan beberapa tips. Jika Anda makan kurang dari satu jam sebelum berolahraga, Anda dapat memilih untuk minum minuman olahraga atau olahraga yang biasanya mengandung elektrolit dan karbohidrat.

Lalu, jika Anda makan satu hingga dua jam sebelum berolahraga, Anda bisa memilih camilan seperti buah, yogurt, smoothie atau oatmeal plus buah. – Akhirnya, jika Anda makan dua hingga empat jam sebelum berolahraga, Anda bisa makan makanan berat seperti karbohidrat kompleks, roti, nasi atau dada ayam.

“Dua hingga empat jam sebelum berolahraga, Anda masih bisa berolahraga makanan lengkap seperti sandwich atau nasi merah, dada ayam, sayuran, dll. Ingat, disarankan untuk mencari makanan rendah lemak,” kata Reddy.

Leave A Comment