Direkomendasikan 14 langkah untuk menghindari penyebaran Covid-19 di kantor

2020-12-04

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pokja penanganan Covid-19 atau Pokja nasional mengumumkan kasus tersebut akan ditambahkan ke office cluster. Peningkatan jumlah cluster perkantoran yang signifikan menjadi perhatian umum, terutama di wilayah DKI Jakarta. – Pokja Nasional telah mengidentifikasi 459 kasus positif Covid-19 di 90 klaster perkantoran DKI Jakarta dalam pemutakhiran data per 28 Juli 2020. – Rincian kelompok meliputi: 20 kementerian dan komisi, sebanyak 139 kasus; instansi atau lembaga, 10 kelompok, total 25 kasus; Instansi Pemprov DKI Jakarta, 34 kelompok, total 141 kasus; Kantor Polri, 1 kelompok, total 4 Ada 35 kasus di 8 kelompok BUMN dan 92 kasus di 14 kelompok. -Menanggapi situasi ini, komunitas pekerja harus memperhatikan peraturan dan regulasi sanitasi dengan serius.

Baca: Jumlah Positif Covid-19 dan Angka Kematian di Indonesia Melampaui China Strategi Pemerintah Harus Dievaluasi -Jumlah Kasus Perkantoran Harus Diperbanyak Karena Dapat Berimbas Signifikan Terhadap Lingkungan Keluarga atau Kerabat dalam Keluarga. Jadi diawasi.

Berdasarkan analisis data cluster DKI Jakarta dari 4 Juni hingga 26 Juli 2020, terhitung 3,6% dari total jumlah cluster di berbagai industri.

Bacaan: Kantor sudah menjadi cluster penyebaran Covid-19, dan karyawan khawatirkan Individu pergi bekerja dan takut tertular – sebelum 4 Juni 2020 atau ketika pembatasan sosial berlaku besar-besaran (PSBB), jumlah kasus positif Covid-19 di kantor menunjukkan 43 orang.

Kemudian setelah 4 Juni 2020 hingga 28 Juli 2020 jumlah kasus positif meningkat menjadi 416 yaitu 9,6 kali lipat.

Selain gedung perkantoran, kecemerlangan DKI Jakarta sudah terkonfirmasi, seperti rumah sakit, komunitas, staf dan kelompok pasar.

Pemprov DKI Jakarta tengah bekerja keras untuk melakukan berbagai upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di masyarakat. Anggota Dewi Nur Aisyah mengatakan bahwa mereka secara aktif melakukan tes dan investigasi epidemiologi, dan secara aktif mencari kasus dan pelacakan kontak.

“Prosedur kesehatan harus diterapkan. Jangan lengah. Tidak tahu bagaimana Covid-19 menyebar.” Kabar terkini dari tim ahli Satgas Nasional Media Center Graha BNPB di Jakarta (29 Juli 2020). Hingga 29 Juli 2020, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta bertambah 577 kasus per hari. Total kumulatif mencapai 20.572 kasus, dengan 247 kasus sembuh setiap hari.

Berikut ini adalah beberapa saran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat umum.

1. Jika bisa bekerja di rumah atau bekerja di rumah (WFH), lakukan WFH. 2. Jika Anda harus bekerja di kantor, pastikan area kerja sudah 50% penuh (sesuaikan dengan waktu masuk kantor). 3. Bekerja bergantian di kantor dengan interval satu setengah hingga dua jam. Untuk makan siang, perhatikan kapasitas kafetaria. 5. Pastikan sirkulasi udara di ruang kerja normal. 6. Memastikan kantor melaksanakan prosedur sanitasi dan menyediakan fasilitas untuk mendukung pelaksanaan prosedur sanitasi. 7. Menugaskan tugas departemen K3-K3 sebagai tim supervisi. 8. Sedapat mungkin ada tim pengawas di setiap lantai. Pelayanan kesehatan standar dan pemeriksaan rutin 10. Jika ada kasus positif, pelacakan kontak harus dilakukan dengan benar. Waspada saat menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Setelah sampai di rumah, mandi dan segera ganti baju. Pemerintah daerah harus memantau dan mengevaluasi setiap departemen14. Kantor harus transparan dalam mengkomunikasikan kondisi lingkungan kerja kantor.

Leave A Comment