Jokowi diminta melacak kondisi serupa Covid, 33% dari 845.000 pasien TB belum dilaporkan

2020-12-04

Reporter Jakarta Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia adalah pasien TB terbesar ketiga di dunia, setelah India dan China. Presiden mengatakan 800.000 orang di Indonesia menderita TBC.

Chocovi mempercepat eliminasi tuberkulosis (akan dikonfirmasi) pada rapat terbatas yang diadakan di Istana Jakarta, Selasa. (21/7/2020) .

“Kita harus tahu bahwa ada 845 orang (ribuan) penderita tuberkulosis di dunia,” kata Chokovi. -Selasa (21/7/2020) pada rapat terbatas tentang Percepatan Penghapusan Tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta, Yordania, yang disampaikan oleh Jokowi.

Baca: Satgas Covid-19 akan bertambah tugas, dan beban kepengurusan Jokowi TBC juga berat-tapi, kata Jokowi, hanya 562.000 orang yang berhasil mengetahui keberadaannya. -Masih ada sekitar 33% penghuni TB yang tidak memiliki riwayat kesehatan yang benar.

“Angka Sehin yang belum terlapor masih sekitar 33%, itu sangat aman,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan karyawannya untuk melakukan model seperti surveilans Covid-19. Dengan cara ini, penderita tuberkulosis dapat diidentifikasi.

“Saya kira, seperti yang saat ini kami lakukan, kami sudah memiliki model Covid yang aktif melacak untuk mengetahui di mana mereka berada,” jelasnya.

Leave A Comment