Pahami gejala penyakit jantung koroner dan deteksi dini untuk mencegahnya

2020-12-05

TRIBUNNEWS.COM-Penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner yang disebut jantung koroner.

Fungsi dari arteri koroner itu sendiri adalah menyediakan makanan dan darah dengan oksigen ke otot jantung.

Efek darah yang tidak lancar mengalir ke otot jantung dapat merusak otot jantung.

Keadaan ini dapat menyebabkan masalah pompa jantung (gagal jantung) dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, penyakit jantung tidak boleh kecil-kecilan. Bacaan: Manfaat Telur Puyuh, Mencegah Penyakit Kronis, Meningkatkan Kesehatan Jantung-Selain itu, trend penyakit jantung koroner meliputi penyakit kardiovaskuler lainnya, seperti stroke, hipertensi, dan penyakit pembuluh darah perifer, yang akan berkembang di usia muda. Terutama menyerang kelompok umur produksi.

Faktor risiko penyakit jantung koroner

Pengenalan NIH, ada banyak faktor risiko penyakit jantung koroner. Risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner akan meningkat seiring dengan banyaknya faktor risiko dan tingkat keparahannya.

Berikut ini adalah beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner yang harus dipantau:

Beberapa faktor risiko, seperti obesitas, kurang olahraga, dan minum dapat mengubah alkoholisme, stres, diabetes, merokok, dan tekanan darah tinggi dengan mengubah gaya hidup jantung sehat Dan kolesterol tinggi.

Leave A Comment