Serangkaian langkah sederhana untuk menghilangkan kecemasan dan stres sebelum bekerja

2020-07-09

TRIBUNNEWS.COM-Wanita hamil yang sedang dalam tahap lanjut pasti akan dapat bertemu bayi mereka lebih dan lebih tidak sabar.

Ibu harus merasakan sukacita menyambut bayi.

– Tapi setelah ini, banyak wanita hamil juga merasa gugup dan cemas saat akan bekerja.

Sebelum bekerja, wanita hamil rentan terhadap stres.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa ada korelasi antara tingkat stres wanita hamil dan risiko janin prematur atau masalah kesehatan lainnya.

Salah satunya adalah studi oleh Princeton University di Texas.

Studi ini menemukan bahwa bayi dengan ibu yang stres memiliki risiko masalah kesehatan 60% lebih tinggi. Para peneliti menganalisis catatan kelahiran para ibu yang tertekan oleh bencana alam di Texas antara tahun 1996 dan 2008.

Akibatnya, wanita hamil yang tertekan oleh bencana alam adalah 60% lebih mungkin untuk memiliki bayi.

Penelitian lain juga mengungkapkan efek berbahaya dari stres pada wanita hamil selama trimester ketiga.

“Human Reproduction 2010” menunjukkan bahwa pada kehamilan pertengahan dan akhir, wanita hamil berada di bawah tekanan tinggi. Risiko kelahiran prematur.Penelitian ini juga menemukan bahwa masalah kesehatan dan risiko kelahiran prematur akibat stres lebih sering terjadi pada bayi laki-laki.

Lanjutkan ke halaman berikutnya

Leave A Comment