Jangan takut ke rumah sakit, RS Sint Carolus Summarecon tidak merawat pasien Covid-19

2020-12-06

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 belum berakhir. Pembaruan data Covid hingga Rabu (16/9/2020) menunjukkan jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi adalah 225.030, 8.965 meninggal, dan 161.065 sudah sembuh.

Situasi ini menyebabkan orang-orang khawatir tertular penyakit. –Tetapi tentu saja sebagian besar pasien Covid-19 juga harus dirawat di rumah sakit.

Sejak pasien positif Covid-19 telah dirawat di rumah sakit, ada kekhawatiran bahwa rumah sakit juga dianggap sebagai salah satu tempat penyebaran Covid-19. — -Ini sebabnya beberapa orang tidak mau ke dokter dan pergi ke rumah sakit karena takut tertular Covid-19. — • Saat dimintai diskusi, perhatikan tanda-tanda radang otak, termasuk pusing dan kantuk-orang yang takut penyakit kronis sebaiknya tidak ke rumah sakit.

Untuk mengendalikan penyakit, penderita penyakit kronis dapat segera diobati. Penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi harus diperiksa secara teratur. Disiplin ini bertujuan untuk menghindari komplikasi.

• RS St. Carolus Summarecon Serpong (RS St. Carolus Summarecon Serpong) memberikan fasilitas dan kemudahan bagi pasien

San Carolus Summarecon Serpong Dr. Ray Hendry SpOT, seorang ahli bedah ortopedi di rumah sakit tersebut, mengatakan jika tidak perlu hindari pergi ke rumah sakit.

Namun, jika seseorang sakit dan merasa tidak enak badan, mohon jangan menunda pergi ke rumah sakit. Rumah Sakit untuk perawatan.

Selain itu, pihak rumah sakit juga telah merumuskan prosedur kebersihan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Di RS St. Carolus Summarecon Serpong, prosedur kebersihan telah diterapkan sejak masuk rumah sakit. Di rumah sakit, gunakan heat gun untuk mengukur suhu tubuh.

Jika diketahui ada gejala demam dan pernapasan, >>>> klik

Leave A Comment