Pedoman untuk memandu pasien jantung memasuki masa normal baru

2020-12-11

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kegiatan saat pandemi virus corona (Covid-19) saat ini menuntut penerapan berbagai prosedur kesehatan baru (normal baru) untuk menjaga produktivitas sekaligus melindungi diri dari infeksi. Penyakit tersebut harus mengikuti protokol kesehatan jantung yang baru, karena penderita penyakit bawaan berisiko mengalami gejala yang parah saat mengidap Covid-19.

Sari Sri Mumpuni Sp.JP (K), pakar kardiologi dan angiologi, mengatakan dengan adanya risiko tersebut, penderita penyakit jantung harus lebih waspada. Sari lebih dulu mengingatkan pasien agar tidak patuh pada obat, karena obat sangat membantu dalam menjaga kondisi pasien penyakit jantung selama pandemi ini. Ia juga menganjurkan konsumsi rutin. Kegiatan gratis yang dibawakan oleh Sally (SSPI) pada Rabu (17/6/2020).

Maka Anda perlu mengikuti jadwal pemeriksaan rumah sakit dan jangan takut untuk pergi ke rumah sakit, apalagi jika Anda merasa tidak enak badan di rumah sakit. ‚ÄĚSangat disayangkan “Pasien ini pergi ke dokter tiga bulan lalu dan tidak segera memeriksanya. Dia langsung pergi. Dia pergi ke dokter ahli jantung.” Shari.

Dalam hal diet, Tidak ada perubahan pada periode normal baru ini, penderita penyakit jantung harus menjaga asupannya, seperti halnya makanan tinggi gula, tinggi garam, dan tinggi lemak.

Jangan terlalu banyak menambahkan zat penyedap makanan pada pasien penyakit jantung, seperti halnya menambahkan kecap dapat menambah garam pada makanan. Dr. Surrey menyimpulkan, “untuk mencegah gula darah naik.”

Leave A Comment