Selama pandemi Covid-19, 82% petugas kesehatan menderita kelelahan mental

2020-12-12

Wartakotalive.com wartawan Lilis Setyaningsih melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid 19, petugas kesehatan melakukan yang terbaik untuk memberikan layanan kepada pasien Covid 19.

Orang yang masih bekerja di departemen ini juga menderita kelelahan mental atau sindrom kelelahan.

Menurut Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) terhadap 1461 tenaga kesehatan (dokter, spesialis, dokter gigi, dokter gigi profesional, perawat, bidan, apoteker dan analis laboratorium) ditemukan 82% diantaranya sedang Kelelahan, 1% mengalami gejala berat dan 17% mengalami gejala ringan. Tidak ada hukum yang mengatur ini. — Kelelahan adalah sindrom psikologis yang disebabkan oleh respons jangka panjang terhadap stres atau konflik.

Terdapat tiga gejala karakteristik, yaitu kelelahan emosional, depersonalisasi dan kepercayaan diri (menurun). Personal achievement) .

Dr. Dewi S Soemarko, Ketua Tim Peneliti Program Penelitian MKK FKUI, Ibu SpOk menyampaikan bahwa burnout memiliki efek jangka panjang dan ada 3 gejala yang perlu penanganan.

Baca: 3269 kasus baru, per 1 1 Pada tanggal 9 dan 4 April, Total Positive Covid-19 mencapai 1,87 juta orang- “Jika seseorang mengatakan bahwa mereka lelah secara mental, maka pengaruhnya tergantung pada Anda, tidak ada motivasi, tidak ada kepercayaan diri. Kinerja jangka panjang. Jika Anda Saat meringkas hasil penelitian tanggal 5 (4/9/2020), Dr. Dewi mengatakan: “Kalau terus stres tanpa memperhatikan, butuh waktu lama untuk sembuh. “

Penyebab kelelahan kerja ini juga karena stigma petugas medis dan kurangnya alat pelindung diri, terutama di RSUD di mana kelelahan kerja tidak termasuk.

Leave A Comment