Pemerintah mengatakan sudah memiliki 2.000 alat uji cepat Covid-19

2020-07-09

-Reporter Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Pemerintah mengklaim telah melakukan 2.000 tes cepat coronavirus pada Jumat (20/3/2020) ( COVID-19).

Tes cepat ini akan digunakan untuk inspeksi publik berskala besar untuk memastikan bahwa orang-orang di Indonesia terinfeksi oleh virus korona.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan bahwa Achmad Yurianto, juru bicara yang bertanggung jawab untuk mengelola virus korona, mengatakan pada konferensi pers bahwa saluran Youtube BNPB Indonesia melaporkan pertemuan tersebut pada Jumat (20/3/2020).

“Hari ini kami menerima 2.000 kit untuk pemeriksaan cepat, dan kemudian sekitar 100.000 kit masuk pada hari berikutnya,” kata Yuri Anto.

Selain itu, pemerintah juga bersiap untuk menyediakan layanan logistik medis yang memadai untuk pasien COVID-19. Dalam 10.000 ADP.

Baca: Curcumin bahan alami efektif untuk meningkatkan imunitas, tetapi tidak efektif untuk Covid-19.

Dia berkata: “Kalau begitu topengnya harus lebih dari 150.000. Kemudian pakai sarung tangan dan sebagainya.” “Ini berarti bahwa ada posisi logistik yang cukup untuk layanan perawatan rumah sakit. Kantor, karena distribusi kami dilakukan di Dinas Kesehatan provinsi,” katanya.

Leave A Comment