Pemilik golongan darah tipe O lebih tahan terhadap virus Corona, inilah penjelasannya

2020-07-09

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Peneliti medis Tiongkok telah merilis studi baru tentang mahkota. Penelitian ini adalah golongan darah dan kemungkinan terpapar koronavirus yang tinggi atau rendah.

Menurut penelitian, orang dengan golongan darah A lebih mungkin terinfeksi virus korona baru atau Covid19.

Orang dengan golongan darah O lebih tahan.

Hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan oleh tim medis Tiongkok pada pasien yang terinfeksi coronavirus atau Covid-19 ini dikutip di South China Morning Post pada 17 Maret. Ada lebih dari 2.000 pasien dengan golongan darah virus corona di Wuhan dan Shenzhen.

Mereka juga membandingkannya dengan orang sehat setempat.

Baca: Pada Januari 2020, utang luar negeri pemerintah meningkat, dan didominasi utang

mereka menemukan bahwa pasien dengan golongan darah A memiliki tingkat infeksi yang lebih tinggi dan gejala yang lebih parah.

Para peneliti yang dipimpin oleh Wang Xinghuan, Pusat Terapi dan Terjemahan Berbasis Bukti, Rumah Sakit Pusat Selatan di Universitas Wuhan, menulis: “Inggris Kelompok darah mungkin memerlukan perlindungan khusus.”

Baca: Pemerintah Saudi untuk sementara waktu menutup masjid untuk menghentikan coronavirus sebaran.

Sebaliknya, menurut sebuah artikel di Medrxiv, “darah tipe O memiliki risiko penyakit menular yang jauh lebih rendah daripada jenis non-darah.” org 11 Maret.

Baca: Dua varian Vivo V19 dengan spesifikasi lengkap, dari kamera ke prosesor.

Para peneliti berharap bahwa penelitian ini adalah langkah menuju penerapan kebijakan yang diperlukan untuk memenangkan mahkota. Mereka mendesak pemerintah dan lembaga medis untuk mempertimbangkan perbedaan golongan darah ketika merencanakan tindakan mitigasi atau merawat pasien dengan coronavirus.

Leave A Comment