Apa hipoksia bahagia pasien Covid-19? Mengenali Gejala dan Cara Mencegahnya

2020-12-14

TRIBUNNEWS.COM-Happiness Hypoxia belakangan ini semakin akrab di telinga masyarakat.

Istilah ini terkait dengan infeksi Covid-19 dan masih populer di Indonesia dan dunia.

Hipoksia kebahagiaan bukanlah penyakit yang menetap, melainkan gejala yang muncul pada pasien Covid-19.

Jadi, apa itu Happiness Hypoxia? -Seperti dilansir Tribunnews sebelumnya, ahli paru Erlina Burhan M.Sc, Sp.P menyatakan bahwa hipoksia bahagia adalah hipoksia dalam darah, dan angka hipoksia pada orang normal dan sehat adalah 95-100% dari oksigen dalam darah.

Bacaan: Penderita OTG Tak Merasa, Sadar Bahagia Gejala Hipoksia, Jangan Tunggu Sesak Nafas, Waspadai Bibir Biru

Baca: Waspada Bahagia Hipoksia, Fenomena Akibat Covid-19 Kerusakan saraf otak-ketika seseorang sakit, kemungkinan terjadinya hanya 60% sampai 70%.

Biasanya penderita hipoksia akan mengalami sesak napas, tetapi hal ini tidak terjadi pada beberapa perusahaan Covid. 19 pasien dengan gejala hipoksia bahagia.

Hal ini disebabkan kerusakan saraf yang mentransmisikan sensor saraf ke otak. – Meski begitu, Dr. Erlina menunjukkan bahwa hipoksia bahagia (OTG) tidak ditemukan pada orang yang tidak memiliki gejala. Covid-19 .

Faktanya, hipoksemia ditemukan pada orang dengan gejala Covid-19.

Leave A Comment