Selama pandemi, berikut adalah saran ahli untuk pasien asma

2020-12-14

Apfia Tioconny Billy, reporter Tribunnews.com-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Asma disebabkan oleh saluran udara yang sempit.

Beberapa contoh asma termasuk pilek, debu, makanan dan benda. -Produk yang dapat menarik debu, seperti karpet bulu dan selimut tebal.

Dokter Spesialis Klinik Pers Friendship Hospital, PhD. Heidy Agustin Sp.P (K) mengingatkan masyarakat yang menderita asma pada saat pandemi Covid-19 harap menjauhi hal-hal yang menjadi pemicu asma.

“Jika tidak ada pemicunya, pernafasan mungkin normal dan aktifitas normal. Jika ada pemicunya maka akan mempersempit jalan nafas sehingga menyebabkan sesak nafas dan mengi,” kata dokter. Heidy akan ditayangkan langsung di siaran kesehatan pada Selasa (30/6/2020). Sekalipun pandemi Covid-19 terjadi, penderita asma harus bekerja keras untuk memeriksakan diri ke dokter dan mematuhi obat-obatan agar kondisi pernapasannya tetap stabil.

Baca: Oleh karena itu, pada bagian program pencegahan Covid-19 ini ditemukan bahwa penggunaan masker bagi penderita asma berbahaya.

“Jangan ke dokter karena Covid-19, dan“ jangan minum obat ini, berbahaya dilakukan, agar asma tidak kambuh lagi. “Heidy .

Baca: Cara menghilangkan sesak nafas secara alami tanpa obat

Saat keluar untuk keadaan darurat atau pergi ke rumah sakit, pastikan untuk memakai masker, jaga jarak dan tetap aman. Cuci tangan secara teratur.- — Untuk penderita asma, jika asma kambuh seperti inhaler, harap ingat untuk membawa obat darurat sebagai pertolongan pertama. », Ringkasan Dr. Hehe

Leave A Comment