Apakah obesitas memang menyebabkan masalah kesehatan seksual?

2020-12-15

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kegemukan atau obesitas memang identik dengan masalah kesehatan, seperti gula berlebih dalam tubuh, diabetes, tekanan darah tinggi atau ketidaknyamanan. Selain penyakit yang disebabkan oleh zat berlebih di dalam tubuh, obesitas juga dapat menyebabkan gangguan fungsi seksual dan penyakit lain, seperti ejakulasi dini. Binsar Martin Sinaga FIAS menjelaskan bahwa berat badan menentukan hormone testosterone atau hormone pria yang mempengaruhi libido dan reproduksi pria.

“Berat adalah parameter yang memungkinkan kita untuk menentukan apakah testosteron berkurang. Ini disebut hipogonadisme (hormonal), yang sangat umum terjadi pada pria. Binsar (Binsar) pada talk show langsung dengan Tribunnews.com Dalam tayangannya, Kamis (25/6/2020).

Di saat yang sama, kadar testosteron pria yang kelebihan berat badan berisiko tinggi.

Jika hormon berkurang, kondisi fisik tubuh akan menurun. Tubuh juga akan menurun. Kemudian menghancurkan pembuluh darah di jaringan Mr P, yang menyebabkan ejakulasi dini.

“Kadar testosteron orang gemuk akan menurun, dan bentuk tubuhnya juga akan berkurang. Berawal dari banyaknya penyakit pembuluh darah, gangguan ejakulasi pun terjadi. Binsar .

Masalah kesehatan seksual pria memang bisa disembuhkan, namun untuk menyembuhkannya tentunya membutuhkan proses yang sama seperti penyakit lainnya.

Biasanya, proses rehabilitasi penyakit seksual pria akan dimulai dengan memperbaiki jaringan saraf kemudian meningkatkan kadar hormon testosteron. — Karena ejakulasi tidak bisa disembuhkan dengan cepat, kadar hormon harus disesuaikan dulu, baru kemudian jaringan saraf dirawat. Kami akan memberikan perlakuan khusus. Binsar

Leave A Comment