Sakit tenggorokan selama pandemi membuat Anda merasa cemas, memahami penyebabnya, gejala dan tindakan pencegahannya

2020-12-16

Reporter Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sakit tenggorokan akibat pandemi Covid-19 memang mengejutkan. Karena ini mungkin gejala seseorang terkena virus corona. Septarina Asri Setyawati dari RSAB Harapan Kita di Jakarta menjelaskan, untuk bisa membedakan sakit tenggorokan biasa atau gejala ringan Covid-19 harus melakukan PCR, rapid test atau usap.

“Sakit tenggorokan saat pandemi ini membuat kami sangat gugup. Diiringi dengan demam, batuk, dan pilek. Tapi untuk menentukan apakah Anda mengidap Covid, harus melakukan diagnosa cepat, PCR atau tes sampel”, ujarnya, Rabu. (9/9/2020) mengatakan dalam acara talk show kesehatan radio.

“Biasanya kalau ada gejala Covid, radang tenggorokan dengan sesak napas, tambahnya. —— Gejala Sakit Tenggorokan- Menurut Septarina, gejala radang tenggorokan adalah radang tenggorokan, gatal-gatal, tidak nyaman dan nyeri, terutama Selama menelan, disertai demam, batuk, dan pilek.

Kapan harus ke dokter? — -Dia menjelaskan bahwa jika sakit tenggorokan Anda berlanjut dengan lendir selama lebih dari seminggu, Anda harus ke dokter .

Leave A Comment