Hati-hati, kolesterol tinggi juga bisa membahayakan kaum muda!

2020-12-17

TRIBUNNEWS.COM-Banyak orang mengira serangan jantung adalah orang lanjut usia. Faktanya, menurut sebuah studi oleh American College of Cardiology, semakin banyak orang di bawah 40 tahun yang mengalami penyakit ini.

Di Indonesia, berdasarkan studi dasar yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2013, 22% anak muda di Indonesia berusia antara 15-35 tahun dan menderita penyakit jantung koroner.

Tentunya hal ini disebabkan banyak faktor, antara lain gaya hidup yang tidak sehat, penyakit bawaan atau kolesterol yang tinggi. Tidak peduli berapa usia Anda, pastikan untuk memantau kadar kolesterol Anda secara teratur untuk menghindari penyakit jantung.

Mengapa orang muda memiliki kolesterol tinggi?

Bahkan jika seseorang masih sangat muda, ada banyak faktor yang dapat menyebabkan peningkatan kolesterol. -Obesitas-kebiasaan mengonsumsi makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL) meningkat tajam. Pasalnya, anak muda saat ini tidak bisa lepas dari junk food.

Selain itu, banyak anak muda saat ini memiliki aktivitas fisik yang sangat sedikit karena mereka menghabiskan banyak waktu di depan. ‘layar. Gerakan yang jarang juga bisa membuat pembuluh darah kaku dan menyebabkan penyakit jantung.

Merokok

Data Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa 80% perokok di Indonesia mulai merokok pada usia 19 tahun. -Merokok erat kaitannya dengan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular.

Rokok mengandung akrolein kimiawi, yang dapat mencegah aktivitas HDL (high density lipoprotein). HDL adalah kolesterol baik, jika tidak dibutuhkan dapat mengangkut kolesterol dan trigliserida ke hati.

Jika aktivitas high-density lipoprotein (HDL) berhenti, maka kolesterol akan terbentuk dan pembuluh darah di dalam tubuh akan menyempit sehingga menyebabkan penyakit jantung.

Stres

The Journal of Public Health melakukan penelitian terhadap 90.000 pekerja yang menjalani pemeriksaan fisik. Jumlah partisipan dalam penelitian ini yang mengalami stres adalah 8,7%. Di antara peserta yang ditemukan stres, mereka menemukan bahwa kadar lipoprotein densitas rendah meningkat dan lipoprotein densitas tinggi menurun (kolesterol baik). -Orang yang stres cenderung makan semua jenis makanan tanpa mengendalikannya. bagian. Selain itu, saat menghadapi masalah, kita sering berdiam diri, bermimpi dan tidak berolahraga. –Akhirnya, berat badan saya bertambah dan tekanan darah saya meningkat. Kadar lipoprotein densitas rendah juga tidak terkontrol, yang menyebabkan gejala kolesterol tinggi.

29 September Hari Jantung Sedunia menurunkan kolesterol secara alami, kini saatnya kita mengkhawatirkan kesehatan jantung. Salah satunya adalah mengontrol kolesterol dalam tubuh.

Ada banyak cara alami untuk menjaga kadar kolesterol. Ini termasuk menjaga konsumsi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan tinggi lemak jenuh sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

The American Heart Association mengungkapkan bahwa seseorang hanya boleh mengonsumsi 13 gram lemak jenuh sehari.

Selanjutnya, jalani gaya hidup sehat melalui olahraga aktif. Daripada menghabiskan 30 menit sehari bermain gadget, lebih baik menggunakannya untuk latihan fisik. Terakhir, berhenti merokok dan kurangi stres.

Tentang cara menurunkan kolesterol secara alami dengan mengkonsumsi Nestlé ACTICOR, Nestlé ACTICOR adalah minuman sehat yang mengandung susu rendah lemak dengan kandungan serat makanan alami yang telah teruji secara klinis dapat menurunkan kolesterol.

Nestlé ACTICOR mengandung inulin dalam serat pangan larut sawi putih, dan β-glukan dalam biji oat untuk menurunkan kolesterol LDL, yang merupakan salah satu faktor penyebab penyakit jantung.

Ada 4 rasa: coklat, alpukat, teh hijau latte dan pisang Konsumsi Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan untuk mendapatkan hasil terbaik. ACTICOR, cara alami menurunkan kolesterol.

Leave A Comment