Berkendara sehat selama pandemi, apakah aman memakai masker saat mengendarai sepeda? Inilah yang dikatakan para ahli

2020-12-19

Reporter Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kini, bersepeda sangat populer di kalangan masyarakat yang ingin aktif di tengah pandemi Covid-19.

Selain menjaga daya tahan tubuh, olahraga juga dapat meminimalisir stres.

Namun, mengendarai sepeda dapat dengan mudah menyebarkan virus korona.

Tren menunggang kuda tampaknya luar biasa. Banyak komunitas telah bersama-sama membuktikan bahwa bersepeda merupakan insiden bersepeda dan dapat menyebabkan insiden bersepeda. Kerumunan.

Jika masyarakat tidak mengindahkan aturan kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan pakai sabun, potensinya akan meningkat.

Baca: Polisi mengidentifikasi rombongan pengendara sepeda yang melaju ke pintu tol Jagorawi. Kasus Ditangani PJR Korlantas-Baca: Tante Ardiansyah Jual Sepeda dan Jam Tangan Akibat Covid-19 dan Penghasilan Menurun-Baca: Aduh, Hasil Operasi Yustisi Banyak Pelari Salah Pakai Masker-Pakar Kedokteran Olahraga Andhika Respati berkata: Kesehatan protokol harus disesuaikan selama pandemi eda bersepeda.

Ia menegaskan bahwa penggunaan masker saat berolahraga tidak akan mengganggu aktivitas fisik itu sendiri. Andhika mengatakan dalam webinar bertajuk “Jalan Sehat dalam Pandemi COVID-19”: “Tidak harus pakai masker. “Memakai masker saat berolahraga di tempat ramai juga untuk menghindari cipratan. Tetesannya berserakan saat berolahraga.

Namun yang harus diperhatikan adalah mengatur pernapasan dan mengubah intensitas menjadi ringan hingga sedang.

Andhika menganjurkan untuk olah raga dengan intensitas tinggi sebaiknya bisa dilakukan di rumah.

” Sebaiknya gunakan masker intensitas ringan hingga sedang untuk latihan dan menjaga jarak.Untuk menghindari tetesan, jika Kita naik sepeda, jaraknya harus 20 meter, ” ujarnya

Leave A Comment