Pengenalan implan koklea, cara mengatasi gangguan pendengaran pada anak

2020-12-19

Laporan reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-dapat mengobati gangguan pendengaran anak dengan implantasi koklea. Menerima organ.

Spesialis THT, dokter. Fikri Mirza Putranto, Sp.THT-KL telah melakukan implan rumah siput pada anak dengan ambang pendengaran lebih dari 100 dB atau memenuhi standar yang ketat.

“Bagi penderita dengan ambang pendengaran lebih dari 100 dB, implan koklea paling cocok Dr. Fikri mengatakan dalam webinar yang diadakan bersama RSUI, Rabu (19/8/2020):” Jika dihitung kemampuan matematis yang ditanamkan , Ini akan meningkat menjadi 70 dB, kemudian implan. Bacaan: Chelsea Harus Perhatikan Masalah Pendengaran Timo Werner-Dr. Fikri menjelaskan bahwa dengan memasukkan alat khusus ke dalam koklea maka proses implantasi koklea tidak akan memakan waktu lama, hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit hingga 2 jam.

“Jadi, alat tersebut termasuk mengganti ujung saraf koklea untuk menstimulasi saraf, sehingga mengubah informasi suara menjadi informasi. Oleh karena itu, suara yang didengar tersebut dapat didengar. Fikri .

Bacaan: Anak-anak Terlambat, Orang Tua Bisa Melakukan Pengobatan Sendiri di Rumah, Ini

Sayangnya, implan koklea semacam ini tidak bisa dilakukan pada anak yang tidak mengalami koklea karena infeksi. Misalnya, anak-anak dengan dermatitis pertambangan dapat menyebabkan peningkatan koklea, atau karena Anda tidak memiliki koklea saat lahir. Fikri menjelaskan, implan koklea bukan sakti, sehingga setelah dilakukan implan koklea, anak bisa langsung masuk karena banyak perubahan pada telinga yang mempengaruhi proses pendengaran. Mulailah memahami apa yang mereka dengar, apa yang dikatakan orang. Dengan cara ini, selain pendengarannya bagus, anak juga bisa berbicara suara yang bagus.

“Implan rumah siput jenis ini merupakan proses di mana orang tua berusaha untuk meningkatkan fungsi pendengaran anaknya agar anak dapat mendengar suara yang mendekati normal atau bahkan seragam. Normal, sehingga teman yang merawat dapat mengajari anak tersebut bahasa yang normal. Fickley

Leave A Comment