Komitmen Sido tampak menjaga ketahanan masyarakat melalui produk jamu

2020-12-20

TRIBUNNEWS.COM-Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat memberikan nasehat bermanfaat tentang jamu dan jamu di Indonesia serta cara mencegah virus Covid-19 dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Pandemi Covid-19 dimulai pada akhir 2019 dan dimulai di Indonesia pada awal Maret 2020. Akibat penyebarannya yang cepat, masyarakat internasional mengkhawatirkan hal tersebut. Sejauh ini, belum ada obat dan vaksin Covid-19 yang ditemukan.

Namun, Irwan menulis dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Senin (6/7/2020) bahwa saat terjadi pandemi, masyarakat sangat mengkhawatirkan banyaknya pemberitaan virus. Seputar pengobatan herbal untuk orang yang “katanya” bisa mencegah atau menyembuhkan Covid-19.

“Banyak pabrik jamu yang menghasilkan produk, bahkan yang diproduksi oleh masyarakat yang belum pernah menggunakan jamu, tiba-tiba seolah-olah membuat produk seperti minuman jahe, Empo Empon, daun kelor dapat mencegah Covid-19 Bahkan minyak kayu putih pun bisa mencegah penyebaran Covid-19, ‚ÄĚtulis Irwan. Produk yang sama seperti susu jahe, daun ciplukan, melinjo, petai dan produk lain yang dikatakan dapat mencegah Covid-19. Jamu dengan istilah baru disebut Omai (Pengobatan Modern di Indonesia).

Apa pendapat Irwan? Baginya, ini tampak seperti kemunduran. Irwan juga membagikan beberapa pemikiran lain yang berguna untuk meneduh masyarakat.

“Untuk industri farmasi lebih baik fokus pada obat. Dengan dukungan finansial yang kuat, apoteker, dokter, peneliti dari perguruan tinggi Indonesia dan pemerintah bisa” obat masa depan, seperti biomedis, sel punca, dan obat antikanker “. , Vaksin, obat jantung, dll. Atau bisa juga memproduksi bahan baku jamu agar kita tidak terlalu bergantung pada negara lain bahkan bisa ekspor ke negara lain.

Irwan mengatakan, selain itu, jika masalahnya adalah Indonesia belum memiliki industri kimia murni untuk industri bahan baku farmasi, hal ini menjadi pertanyaan yang mudah dilontarkan. Indonesia bisa membeli dari negara lain. Irwan menilai penting menciptakan pasar terlebih dahulu. Sesuai dengan komitmen pemerintah, kita dapat mempelajari sumber daya hayati terbesar di dunia dan secara ilmiah mengembangkan obat-obatan herbal atau herbal, menjadikannya sebagai produk yang dipercaya masyarakat internasional.

Leave A Comment