Alat uji cepat buatan Indonesia ini siap bersaing dengan produk luar, harganya hanya Rp 75.000

2020-12-20

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kabar gembira, Indonesia kini mampu memproduksi rapid test kit dalam negeri dengan kualitas dan harga yang sebanding dengan buatan luar negeri.

Hammam Riza, Kepala Badan Evaluasi dan Penerapan Teknologi (BPPT), mengatakan harga per unit rapid test kit buatan Indonesia ini hanya Rp 75.000.

“Harga masing-masing test kit Rp 75.000. Jadi setengah HET (fixed retail price). Kualitasnya tidak kalah. Bahkan mungkin lebih baik dari kualitas produk impor,” kata Rizav. Alat uji cepat nasional RI-GHA dirilis di kanal Youtube Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis (9/7/2020).

Riza menambahkan, alat rapid test dalam negeri tersebut telah melalui serangkaian uji ketelitian agar sesuai untuk digunakan. Padahal, meski memiliki tingkat sensitivitas dan spesifikasinya yang tinggi, produk ini terus diuji coba agar semakin sempurna.

Baca: Kementerian Riset dan Teknologi berhasil membuat alat uji cepat dan sedang mengembangkan produksi alat uji dan ventilator PCR. Selain itu, RI-GHA dikembangkan berdasarkan penyebaran strain virus corona di Indonesia. . Oleh karena itu, kompatibilitasnya lebih tinggi daripada produk impor.

Baca: Komite IX mewajibkan penggunaan alat uji cepat Covid-19 yang diproduksi secara lokal sebagai prioritas-oleh karena itu, Komite menyerukan semua rumah sakit dan departemen kesehatan untuk menggunakan produk cepat nasional yang murah dan berkualitas sama. Produk impor.

“Seharusnya tidak ada bahaya mental menggunakan produk buatan Indonesia. Harga bersaing, kualitas bagus dan produk yang mudah diproduksi di dalam negeri,” lanjut Riza.

Baca: Harga Alat Rapid Test Dalam Negeri Rp 75.000, Apa Bedanya dengan Produk Impor?

Baca juga: Sebanyak 15 karyawan merasa puas dengan Corona, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tutup Gedung E.

Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy yang ikut dalam acara tersebut juga menyampaikan pesan yang sama. Ia mengatakan, produksi alat uji cepat harus didukung.

“Butuh revolusi spiritual untuk bisa bangga dengan produk nasional kita sendiri. Kita cinta produk nasional kita dan bisa pakai dengan percaya diri.” Kata Muhadjir.

Laporan: Rakhmat Nur Hakim — Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul “Indonesia Mampu Memproduksi Bahan Rapid Test”, Harga Satuannya Rp 75.000

Leave A Comment