Sunat dianggap sebagai praktik berbahaya dan melanggar hak-hak dasar perempuan

2020-12-21

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Berbeda dengan pria, wanita tidak perlu disunat atau disunat.

Indra Gunawan, asisten pelaksana masyarakat di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak (Kemen PPPA), mengatakan sunat perempuan adalah praktik yang berbahaya. Mutilasi / reseksi kelamin perempuan (FGM) atau penyakit kelamin perempuan (P2GP) atau yang biasa dikenal dengan sunat perempuan tidak memiliki kelebihan bahkan berbahaya bagi perempuan.

“P2GP atau sunat perempuan merupakan perilaku yang berbahaya. Indra mengatakan dalam keterangannya, Selasa (15/9/2020),“ Target populasi tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan menyebabkan depresi serta trauma. Wanita dan anak perempuan. – Dia bilang sunat perempuan melanggar hak dasar perempuan dalam studi kedokteran dan agama. Hampir semua ulama besar di dunia melarang perempuan menjalani sunat.

Baca: Mengobati luka pasca sunat Terkadang membuat anak-anak merasa sulit- “P2GP melanggar hak dasar perempuan atas kesehatan, integritas fisik, dan kesehatan. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa mereka tidak tunduk pada diskriminasi dan kekejaman, atau mencoba merendahkan martabat mereka. –Seperti pakar kedokteran, kebidanan, dan ginekologi, Muhammad Fadli dengan tegas menunjukkan bahwa jika perempuan tidak perlu disunat, berbeda dengan laki-laki. Menurutnya, alat kelamin wanita secara inheren adalah yang terbaik atau sempurna berbeda dari pria. Orang yang membutuhkan sunat, terutama dari segi medis, agar terhindar dari masalah kesehatan di kemudian hari.

“Sunat laki-laki memiliki prosedur operasi standar, dan praktiknya seragam. Sunat perempuan tidak memiliki prosedur operasi standar, dan tidak ada satu bentuk pun di setiap daerah. Dr. Fadli mengatakan:“ Oleh karena itu, praktik ini tidak boleh dilakukan. -Dr. Fadli menjelaskan, sunat bagi wanita sangat berbahaya karena merupakan modifikasi atau cedera yang disengaja pada alat kelamin wanita tanpa ada indikasi medis.

Leave A Comment