Gejala virus Ebola: demam, nyeri, kelelahan, gangguan pencernaan

2020-12-22

TRIBUNNEWS.COM-Cari tahu gejala yang disebabkan oleh virus Ebola secara keseluruhan dan cara mencegahnya.

Menurut laporan Cdc.gov, Selasa (2/6/2020) Virus Ebola (EVD) merupakan penyakit langka dan mematikan pada manusia maupun primata non manusia.

Virus Ebola pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di dekat Sungai Ebola di tempat yang sekarang disebut Republik Demokratik Kongo.

Sejak saat itu, virus telah menginfeksi orang dari waktu ke waktu dan menyebabkan epidemi di beberapa negara Afrika. — Virus ini menyebar melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh dan jaringan hewan.

Kemudian, menyebar ke orang lain melalui kontak langsung dengan cairan tubuh. ‚ÄúSeseorang yang jatuh sakit atau meninggal karena penyakit virus Ebola …. Baca: Selama pandemi Covid-19, epidemi Ebola muncul kembali di Kongo. Apa saja gejalanya dan menyebar?

Baca: Republik Demokratik Kongo kembali terserang virus Ebola, dan empat orang meninggal dunia – ketika seseorang bersentuhan dengan cairan di tubuh yang terinfeksi (atau benda yang terkontaminasi), virus akan muncul di mata, hidung. Atau kulit rusak atau selaput lendir mulut. Selain itu, orang dapat tertular virus melalui kontak seksual dengan EVD dan setelah sembuh dari penyakit virus Ebola. -Virus bisa jadi Kelangsungan hidup dalam cairan tubuh, seperti air mani.

Jika seseorang terinfeksi virus Ebola maka akan menimbulkan gejala-gejala berikut, dikutip dari Tribunnews.com dari Cdc.gov:

Leave A Comment