Dokter kandungan menjelaskan bahwa PCOS tidak diperlukan nantinya

2020-12-23

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Blly melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wanita dengan siklus haid tidak teratur biasanya langsung melaporkan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Menurut ahli, Dokter Kebidanan dan Kandungan Kanadi Sumapraja (Kanadi Sumapraja) tidak semua masalah keterlambatan haid disebabkan oleh PCOS.

“Tidak semua gangguan menstruasi harus dilabeli PCOS, jadi kalau ada wanita tidak perlu PCOS.” Kanadi tinggal bersama RSPI, Selasa (7/7/2020).

dr Kanadi menjelaskan Konon, biasanya, jika seorang wanita mengalami haid tidak teratur, pertama cari kemungkinan penyakit lain, lalu PCOS. Dia berkata: “PCOS adalah diagnosis akhir. Kita harus menyingkirkan semua kemungkinan sampai kita mencapai PCOS.” Dr. Canardi.

Bacaan: Penyebab haid tidak teratur, termasuk rutinitas harian

PCOS ada tiga Kriteria pertama yang dapat membantu pasien PCOS adalah siklus menstruasi yang tidak teratur.

Artinya periode menstruasi melebihi 24 28 hari atau bahkan lebih, yaitu 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali.

Kriteria kedua adalah kita menemukan aktivitas androgen atau hormon pria, seperti rambut tebal atau bahkan jerawat yang berlebihan. : Efektif meredakan kram dan nyeri, ini adalah olahraga yang benar saat menstruasi – jika menurut pemeriksaan USG (USG), induk ovarium atau indung telur harus berukuran minimal 10 sentimeter kubik, dan orang terakhir dinyatakan PCOS dengan lebih dari 10 sel telur. — “Infertilitas harus memenuhi tiga kriteria, aktivitas androgen dan hasil ‘hitung ovarium multi suara’. Semoga tidak semua label PCOS,” Kanadi.

Order PCOS Wanita dengan menstruasi tidak teratur khawatir karena banyak ibu yang mengalami kesulitan hamil pernah mengalami PCOS dan sering menyebutnya menstruasi tidak teratur.

Leave A Comment