Cegah stroke dengan meraba denyut nadi Anda

2020-12-26

Laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM-Saat ini, stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, nomor dua setelah penyakit jantung koroner, dan penyebab kematian nomor dua di dunia.

Pakar Kardiovaskular RSUD Manado, dr Vekky Sariowan, Sp JP mengemukakan bahwa ada dua jenis stroke dari segi etiologinya. Ia mengatakan dalam webinar baru-baru ini berjudul “Mencegah Stroke dengan Menari (Merasakan Denyut Nadi)” yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Siloam Manado, bahwa pembuluh darah otak pecah atau pecahnya stroke hemoragik. Jantung dan Stroke-Sebaliknya, pecahnya pembuluh darah otak dapat membuktikan bahwa kebanyakan kasus stroke sebenarnya disebabkan oleh penyumbatan aliran darah atau stroke iskemik. — “Selenium” menyumbang 2/3 dari total populasi penderita stroke adalah stroke iskemik, dan penyebabnya adalah emboli jantung, “ujar Vekky.

Baca: Awas, 5 Kebiasaan Stroke Ini Bisa Cepat Di Usia Muda- — Salah satu langkah awal untuk mencegah stroke adalah mendeteksi fibrilasi atrium secara dini-fibrilasi atrium adalah suatu kondisi di mana atrium jantung tidak dapat berkontraksi secara normal atau hanya terjadi fibrilasi, yang menyebabkan jantung berdetak tidak teratur. Aliran darah di atrium menjadi stagnan dan katanya: “-Pencegahan dan pengobatan stroke Begitu bekuan darah di rongga jantung dilepaskan, maka akan menyebabkan obstruksi aliran darah otak (emboli jantung)”.

Leave A Comment