Birokrasi BPJS yang kaku kecewa membantu bayi lepas dari hatinya, dan Bupati Battola berhenti bekerja sama.

2020-12-26

TRIBUNNEWS.COM, MARABAHAN-Mengecewakan, Hj Noormiliyani, Bupati Barito Kuala (Bartola) Kalimantan Selatan, berhenti bekerja di BPJS Kesehatan. BPJS tidak memberikan kebijakan pengelolaan dana kepada Aliqa Azzahra yang masih muda.

Aliqa adalah putri kedua dari Nagils dan Narshidayani, Nagil dan Narshidayani Dia adalah penduduk Ponticluer di distrik Battolamandastana. Bupati.

Normalnya lahir pada tanggal 27 Februari 2020 dengan berat badan 3,7 kg. Setelah 11 hari lahir, kulit Aliqa mulai membiru dan berat badan mulai berkurang.

Pada pertengahan Mei 2020, orang tuanya membawanya ke dokter anak, Berdasarkan hasil pemeriksaan, urine bocor. Jantung bawaan. Namun kondisinya tidak kunjung membaik, dan kami disarankan untuk membawanya ke rumah sakit spesialis kardiologi, “kata Nagil, orang tua bayi tersebut. Ia juga menggalang donasi melalui komunitas pengendara sepeda Barito Kuala. Alika memiliki biaya pengobatan yang terbatas. Kabar tersebut sampai ke Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Segera cek klaim penerima bantuan atas sumbangan (PBI APBD, keluarga Najib).

Leave A Comment