Suami mengenakan cincin rupee zero-heart, Anna mengucapkan terima kasih

2020-12-26

TRIBUNNEWS.COM-Tri Yuana Retnani (46 tahun) atau yang biasa disapa “Ana” mengucapkan terima kasih telah mengikuti JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Cinta bisa memakai cincin berbentuk hati tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Anna terdaftar sebagai peserta di bagian mesin negara mendukung suami dan dua anaknya.

“Awal September, suami saya dilarikan ke RS Subandi Jember karena sumbatan 100%. Kami langsung bawa ke RS Subandi dan keluar semua. Akhirnya suami saya. Saya akan lakukan apapun. Bawa dia ke dalam hati. “Sakit dada dan punggungnya tak tertahankan, jadi dia memutuskan untuk mengirimnya ke rumah sakit terdekat.

“Tanggal 17 Juli 2020, kami sekeluarga meninggalkan kota. Sepulang dari Mojokerto, suami saya jatuh sakit di rumah sakit. Di tengah perjalanan, berkeringat dingin, dada sakit dan badan. Jadi. Dulu dingin. Saya kira itu flu biasa. Kemudian saya mampir di Puskesmas Kelakah dan mengambil obat. Setelah pulang ke rumah, suami saya tidak tahan dengan sakit di dada dan punggungnya, kata Anna.

Di RS Jamber Subandi Sebelum memasang cincin di jantung, suaminya dibawa ke kamar. ICU Bhakti Husada RS Krikilan Banyuwangi mendapat empat hari perawatan. Di sana. Ia didiagnosis penyakit jantung sejak dini.

” Suami saya langsung dibawa ke RS Bhakti Husada Krikilan untuk pertama kali. Setelah dua hari di fasilitas kelas dua, kami dipindahkan ke ICU karena suami saya didiagnosis menderita penyakit jantung. Hati. Saya tinggal di unit perawatan intensif selama empat hari. Suami saya Alhamdulillah sembuh. Kami pulang tanpa mengeluarkan uang sepeser pun dan terus mengecek setiap dua bulan sekali. Saat saya ambil alih pekerjaan administrasi, saya melihat detail total biaya. Suami saya dibawa ke RS Subandi di Jamber dan dipasang cincin di hatinya. Katanya.

Anna sangat bersyukur, Pasalnya, biaya pengobatan jantung sang suami telah dibayar sebesar 47 juta dollar AS. JKN-KIS. Padahal, selama ini suaminya harus langsung ke rumah sakit. Rumah Sakit Subandi di Jember.

“Dengan adanya JKN-KIS, Alhamdulillah dapat membantu kehidupan suami saya. Nyatanya sampai saat ini suami saya masih harus berobat ke RS Subandi, dan semuanya gratis.

Anna terimakasih Epada BPJS Kesehatan yang mengelola program JKN-KIS, agar suaminya dapat berobat secara gratis.

Kami mengucapkan terima kasih atas ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JKN-KIS, kami sangat berterima kasih kepadanya dan menyimpulkan, “Hal ini sangat membantu BPJS Kesehatan Kelola JKN-KIS “. (*)

Leave A Comment