Alergi pediatrik mungkin disebabkan oleh genetika, berikut penjelasan ahli

2020-12-27

Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Alergi anak bisa jadi disebabkan oleh faktor lingkungan. Misalnya akibat debu dan cuaca buruk. Namun, ada juga faktor genetik atau genetik.

Dokter anak. Frieda Handayani, Sp. (A) k menjelaskan bahwa jika kedua orang tua mengalami gejala alergi yang sama, seperti bersin setiap bangun tidur, maka 60% anak akan mengalami alergi yang sama. alergi.

“Jika kedua orang tua memiliki gejala klinis yang sama dan memiliki gejala alergi yang sama, maka secara genetik lebih baik, sehingga anak memiliki risiko alergi 60-80%,” ujar Dr. Frida bersama NutriClub, Selasa. Katakan bersama (30/6/2020).

Jika orang tua mengalami reaksi alergi tetapi gejala klinisnya berbeda maka proporsi alergi anak akan berkurang. Bersin, jika alergi kulit akan memerah, maka anak yang lahir akan mengalami 40% hingga 60% alergi, “kata dr Frida. Hanya ayah atau ibu yang memiliki riwayat alergi, dan risiko alergi pada anak hanya 20-30. %. Dengan kata lain, jika orang tua dan saudara kandung tidak alergi, maka peluang anak terserang alergi hanya 15-20%.

Baca: Anak alergi susu, jaga kekebalan pandemi, dan jangan tunda vaksinasi. Kerja keras di bawah matahari- “Jika tidak ada anggota keluarga yang alergi, risikonya hanya akan berkurang sekitar 15-20%. Kata dokter. Selain bersin dan gatal, alergi juga bisa menimbulkan gejala lain, seperti gatal-gatal, eksim, dan sesak napas. Kasus terburuk adalah dapat menyebabkan reaksi alergi, yaitu mual kesulitan bernapas.

Leave A Comment